RD. Aloysius Dore Alumni Ritapiret 1991, Imam Keuskupan Larantuka Jadi Deken Adonara

 


Larantuka – Uskup Mgr. Yohanes Hans Monteiro kembali melakukan penataan pelayanan pastoral di Keuskupan Larantuka dengan mengangkat tiga deken baru untuk masa bakti 2026–2031.

Salah satu yang mendapat kepercayaan penting tersebut adalah RD. Aloysius Dore, imam Diosesan Larantuka sekaligus alumni Seminari Tinggi Ritapiret angkatan 1991, yang kini resmi diangkat sebagai Deken Adonara.

Pengangkatan ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Uskup Larantuka dalam memperkuat koordinasi pastoral di tingkat kevikepan atau dekenat, agar pelayanan Gereja semakin efektif dan menyentuh umat hingga ke wilayah-wilayah basis. 

Dalam struktur Gereja Katolik, deken memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan uskup di wilayah tertentu, terutama dalam mengoordinasikan para imam, menghidupkan pelayanan pastoral, serta memastikan program keuskupan berjalan baik di paroki-paroki.

Keuskupan Larantuka sendiri mencakup wilayah Flores Timur dan Lembata, termasuk pulau Adonara, yang selama ini dikenal memiliki dinamika pastoral yang khas dengan jumlah umat Katolik yang besar. 

Penunjukan RD. Aloysius Dore sebagai Deken Adonara dinilai sebagai langkah tepat, mengingat pengalaman pastoralnya serta latar belakang formasi di Ritapiret yang telah melahirkan banyak imam berkualitas di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Selain RD. Aloysius Dore, Uskup juga mengangkat dua deken lainnya untuk wilayah berbeda, dengan masa jabatan lima tahun, terhitung sejak 20 Maret 2026 hingga 20 Maret 2031.

Langkah ini menegaskan komitmen Mgr. Yohanes Hans Monteiro dalam membangun Gereja lokal yang lebih terorganisir, sinodal, dan responsif terhadap kebutuhan umat di tengah tantangan zaman. **go



Iklan

Iklan