KUPANG – Komitmen memperkuat budaya baca sejak usia dini terus digaungkan Pemerintah Kota Kupang. Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menghadiri kegiatan Literamove bertema “Litera Care by Heart” yang berlangsung di SD Generasi Bangsa, Belo, Sabtu (14/2).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prokoso, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT Rio Khasananda, pimpinan perangkat daerah terkait, Kepala SD Generasi Bangsa Melkias Labba, Ketua Yayasan Generasi Pengubah Yunus Laba, Ketua IKADUBAS GENBI Undana bersama jajaran, serta perwakilan Yayasan Benih Sepe Triel Asri.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada anak-anak dan orang tua yang tetap hadir meski hujan mengguyur Kota Kupang sejak pagi. Menurutnya, momentum 14 Februari yang identik dengan Hari Kasih Sayang menjadi saat yang tepat untuk menegaskan bahwa literasi adalah wujud kasih yang nyata—kasih terhadap pendidikan, terhadap anak-anak, dan terhadap masa depan Kota Kupang.
“Literasi yang kita bangun hari ini adalah bentuk cinta yang mempersiapkan generasi untuk hidup lebih baik dan lebih bijaksana,” ujarnya.
Ia juga mengajak para siswa untuk gemar membaca serta bijak dalam menggunakan media sosial. Dengan gaya interaktif, Wakil Wali Kota memotivasi anak-anak agar berani bermimpi menjadi pemimpin masa depan melalui ketekunan belajar dan kebiasaan membaca.
Lebih lanjut ditegaskan, pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga orang tua, lingkungan, dan masyarakat. Pemerintah Kota Kupang, katanya, memiliki visi besar menjadikan Kota Kupang sebagai rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan, yang dibangun tidak hanya melalui infrastruktur, tetapi juga melalui sumber daya manusia yang cerdas dan berkarakter.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prokoso, menjelaskan bahwa Literamove merupakan program edukasi literasi yang dirancang interaktif dan menyenangkan melalui kegiatan belajar bersama serta perpustakaan keliling. Program ini menjadi bentuk komitmen Bank Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Ia menyebutkan, tahap awal Literamove dilaksanakan di Kota Kupang dan ke depan akan menjangkau desa-desa serta wilayah pelosok guna memastikan akses literasi yang merata bagi anak-anak di NTT. Selain siswa, program ini juga akan menyasar literasi keluarga, termasuk edukasi parenting bagi orang tua.
Kepala SD Generasi Bangsa, Melkias Labba, menyampaikan rasa bangga dan terharu atas perhatian yang diberikan kepada sekolahnya. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam memperkuat budaya literasi sejak dini, baik di sekolah maupun dalam keluarga.
Kegiatan Literamove “Litera Care by Heart” diikuti 100 siswa-siswi dan 50 warga Program Keluarga Harapan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata membangun gerakan literasi berbasis kepedulian dan kolaborasi demi mencetak generasi Kota Kupang yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. **go
