Kupang - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, kembali membawa kebanggaan bagi Kota Kupang setelah menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Grha Bhasvara Icchana, Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (28/11). Kehadirannya bukan sekadar undangan biasa, tetapi karena Kota Kupang masuk sebagai nominasi nasional pada ajang TP2DD Awards 2025 yang diserahkan langsung dalam forum yang dihadiri Presiden Republik Indonesia.
PTBI tahun ini mengangkat tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”. Sebagai salah satu forum ekonomi paling bergengsi di Indonesia, acara ini dihadiri para menteri, pimpinan lembaga negara, gubernur bank sentral, serta kepala daerah yang dinilai berprestasi dalam pengendalian inflasi dan digitalisasi keuangan daerah. Karena itu, undangan bersifat sangat terbatas dan hanya diberikan kepada daerah yang masuk nominasi penghargaan TPID maupun TP2DD.
Masuknya Kota Kupang sebagai kandidat penghargaan TP2DD terbaik mempertegas komitmen pemerintah kota dalam melakukan transformasi digital. Selama dua tahun terakhir, Pemkot Kupang berhasil melakukan berbagai terobosan dalam digitalisasi tata kelola keuangan, mulai dari penerapan CMS Online untuk pencairan belanja daerah, penggunaan kartu kredit pemerintah daerah, hingga optimalisasi pemungutan pajak daerah secara digital.
Dampak dari transformasi tersebut terlihat nyata melalui meningkatnya transaksi non-tunai via QRIS, layanan perbankan elektronik, serta perluasan layanan agen bank yang mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran. Program BARONDA yang fokus pada intensifikasi dan ekstensifikasi pajak juga memperkuat kinerja penerimaan daerah, ditambah kebijakan penghapusan denda dan bunga yang memberikan insentif bagi wajib pajak.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa capaian ini merupakan kerja kolektif seluruh perangkat daerah bersama dukungan penuh pihak perbankan. Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar program modernisasi, melainkan kunci untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat digitalisasi sebagai fondasi layanan publik yang lebih cepat, aman, dan mudah dijangkau masyarakat,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.
PTBI 2025 juga menampilkan arahan Presiden RI, pemaparan strategi kebijakan Bank Indonesia, hingga kaleidoskop perekonomian nasional. Pada bagian akhir, dilakukan penganugerahan TPID dan TP2DD Awards sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap daerah-daerah yang berhasil melakukan inovasi dan penguatan koordinasi dalam pengendalian inflasi serta digitalisasi sistem pembayaran.
Bagi Pemerintah Kota Kupang, pencapaian ini menjadi dorongan besar untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan memperluas implementasi transaksi non-tunai di berbagai sektor pelayanan publik. Pemkot Kupang memastikan transformasi digital akan terus digencarkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus mengukuhkan posisi Kupang sebagai kota yang terus bergerak menuju pelayanan publik yang modern, efisien, dan terpercaya. *go

