Scroll untuk melanjutkan membaca
BREAKING NEWS
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Budaya perekat persaudaraan
  • Festival Budaya IKADA 2025
  • Gubernur Melki Laka Lena
  • Konflik perbatasan Riung dan Manggarai
  • Larik Riung dan Caci Manggarai

Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Foto: Gubernur NTT, Melki Laka Lena, ikut ambil bagian dalam laga eksebisi Larik Riung pada Festival Budaya IKADA di Taman Budaya Provinsi NTT, Sabtu (30/8/2025). Kehadirannya menjadi simbol persaudaraan dan pesan damai bahwa perbedaan budaya hanyalah soal nama, sementara makna dan spirit kekeluargaan tetap sama.


Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menghadiri Festival Budaya IKADA di Taman Budaya Provinsi NTT. Dalam sambutannya, ia menekankan kesamaan budaya antara Riung (Ngada) dan Manggarai, meski memiliki nama berbeda, yakni Larik di Riung dan Caci di Manggarai.

 “Di Riung Ngada dan Manggarai ada kesamaan, Larik dan Caci, Komodo dan Bou, mari jaga kebersamaan sebagai keluarga. Ini bukti bahwa kita semua sebenarnya bersaudara,” ujar Gubernur Melki.

Melki menegaskan bahwa budaya tidak boleh berhenti sebagai tontonan, tetapi harus menjadi jembatan persaudaraan dan tumpuan pembangunan ekonomi, sosial, dan pariwisata.


Ia mengingatkan bahwa perbedaan nama dan tradisi seharusnya menjadi kekayaan, bukan pemicu konflik.

“Riung dan Manggarai sebenarnya sama. Kalau ada persoalan perbatasan, mari kita duduk bersama, jangan jadikan alasan untuk berkonflik. Budaya mengajarkan kita bahwa semua orang NTT bersaudara,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memperkenalkan gagasan One Community One Product (OCOP). Ia mengajak setiap komunitas, termasuk paguyuban dan kelompok arisan di Kota Kupang, untuk mengembangkan produk unggulan dari kampung halaman masing-masing. Produk-produk ini akan dipasarkan melalui NTT Market Area (NTTMA) di Jalan Palapa, Kupang.

“Produk dari kampung harus diolah, dikemas baik, lalu dijual. Pemerintah siap bantu perizinan dan pemasaran. Dengan begitu, ekonomi rakyat bisa bangkit,” jelas Melki.

Gubernur juga menyampaikan pesan khusus Presiden Prabowo Subianto yang menekankan tiga prioritas pembangunan di NTT: air, pangan, dan energi.

 “Pesan Pak Presiden jelas, amankan betul urusan air, pangan, dan energi. Itu pintu masuk menuju kesuksesan NTT,” katanya.

Di penghujung sambutan, Melki mengajak masyarakat menjaga NTT tetap aman, damai, dan penuh persaudaraan, serta mendoakan arwah Afan, putra NTT yang meninggal di Jakarta.

“Masalah di darat selesaikan di darat, masalah di laut selesaikan di laut. Kita jaga NTT tetap damai, karena semua budaya kita mengajarkan persaudaraan,” pungkasnya. *(go)



















Baca Juga
Tag:
  • Budaya perekat persaudaraan
  • Festival Budaya IKADA 2025
  • Gubernur Melki Laka Lena
  • Konflik perbatasan Riung dan Manggarai
  • Larik Riung dan Caci Manggarai
Bagikan:
Berita Terkait
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
Berita Terbaru
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
  • Melki Laka Lena: Larik dan Caci, Beda Nama Satu Budaya, Konflik Perbatasan Diselesaikan dengan Kekeluargaan
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal





Terpopuler
  • Fraksi PERSATUAN Hanura Setuju Perubahan Bentuk Hukum PT BPD NTT Jadi Perseroda, Tapi Punya Catatan

  • Melki Laka Lena Tegaskan MBG Bukan Sekadar Bantuan, Program Gizi Gratis Dongkrak Ekonomi NTT

  • Dosen Undana Satu-satunya Wakil Indonesia Ikuti Diklat Panas Bumi di New Zealand Slug:

  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT

  • Gerindra Setujui Perubahan Status Bank NTT Jadi Perseroda, Target Dividen Rp100 Miliar Disorot

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.