Sikka, MOF– Duka menyelimuti Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Seorang siswi SMP berinisial S.T.N. (14) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di aliran Kali Watuwogat. Kepergian remaja belia itu meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Hingga Selasa (24/2/2026), aparat Polres Sikka masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Proses penyelidikan dilakukan secara hati-hati untuk memastikan setiap fakta terungkap secara terang dan objektif.
Kepala Seksi Humas Polres Sikka, Leonardus Tunga, menyampaikan bahwa penyidik tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Pemeriksaan masih berlangsung. Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolres Sikka.
Selain itu, penyidik juga telah memeriksa tiga orang saksi yang sebelumnya ikut dalam proses pencarian korban. Kepala Urusan Pembinaan Operasi Satreskrim Polres Sikka, I Nyoman Aryasa, menjelaskan bahwa keterangan para saksi menjadi bagian penting dalam merangkai kronologi kejadian.
“Ketiga saksi sudah dimintai keterangan pada Senin kemarin. Mereka terlibat dalam pencarian korban sebelum ditemukan,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan awal terhadap jasad korban tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan secara kasat mata. Namun demikian, arah penyelidikan sementara mengarah pada dugaan penganiayaan berat. Polisi masih menunggu hasil pendalaman lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian secara medis dan yuridis.
Peristiwa ini menyita perhatian luas masyarakat Sikka. Banyak pihak berharap proses hukum berjalan transparan dan tuntas agar keluarga korban mendapatkan kejelasan atas peristiwa yang merenggut nyawa anak mereka. *(arishalilintar)
