Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Donald Trump kecewa pada Putin
  • hubungan AS-Rusia
  • Trump dan Ukraina
  • Trump dukung NATO
  • Trump kirim senjata ke Ukraina
  • Vladimir Putin
  • wawancara eksklusif Trump

Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:



Washington - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan dirinya "kecewa tapi belum selesai" dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pernyataan ini disampaikannya dalam wawancara eksklusif bersama Gary O'Donoghue dari BBC, 15 Juli 2025 melalui sambungan telepon langsung dari Gedung Putih, hanya beberapa jam setelah mengumumkan langkah-langkah baru terkait konflik di Ukraina.

Saat ditanya apakah ia masih mempercayai pemimpin Rusia tersebut, Trump menjawab tegas, “Saya hampir tidak mempercayai siapa pun.”

Trump berbicara setelah mengumumkan rencana pengiriman senjata tambahan ke Ukraina dan mengeluarkan peringatan keras kepada Rusia. Jika dalam 50 hari ke depan tidak tercapai kesepakatan gencatan senjata, ia mengancam akan memberlakukan tarif berat terhadap Moskow.

Dalam wawancara berdurasi 20 menit tersebut, Trump mengaku telah beberapa kali merasa hampir mencapai kesepakatan damai dengan Putin. “Sudah empat kali saya pikir kami hampir menyelesaikannya,” ujar Trump. “Lalu dia (Putin) malah menghancurkan gedung di Kyiv.”

Ketika ditanya apakah dirinya telah menyerah terhadap Putin, Trump menjawab: “Saya kecewa padanya, tapi saya belum selesai dengannya. Tapi ya, saya kecewa.”

Dukungan untuk NATO

Trump juga menanggapi pertanyaan seputar NATO, aliansi militer yang sebelumnya ia kritik sebagai “usang”. Namun kini, nada bicaranya berubah. “Saya pikir NATO sekarang menjadi kebalikan dari itu,” ujar Trump, “karena mereka mulai membayar tagihan mereka sendiri.”

Ia juga menegaskan dukungannya terhadap prinsip pertahanan kolektif NATO, menyatakan bahwa itu penting untuk membantu negara-negara kecil menghadapi ancaman dari negara besar.

“Saya percaya pada pertahanan bersama. Itu masuk akal. Dunia lebih aman dengan itu,” katanya.

Refleksi Setelah Upaya Pembunuhan

Wawancara ini dilakukan bertepatan satu tahun setelah upaya pembunuhan terhadap Trump dalam kampanye di Butler, Pennsylvania. Ketika ditanya apakah kejadian itu mengubah pandangannya, Trump menjawab, “Saya tidak suka memikirkan apakah itu mengubah saya. Kalau saya terlalu memikirkannya, itu bisa mengubah hidup saya.”

Tentang Inggris dan Raja Charles

Trump juga membahas rencananya untuk melakukan kunjungan kenegaraan kedua ke Inggris pada September mendatang—kunjungan yang belum pernah dilakukan oleh presiden AS sebelumnya. Ia menyebut Inggris sebagai “negara besar” dan menyatakan rasa hormatnya kepada Raja Charles.

“Saya ingin bersenang-senang dan menghormati Raja Charles, karena beliau adalah pria yang sangat terhormat,” kata Trump, seraya menyebut bahwa dirinya memiliki properti di Inggris dan merasa memiliki kedekatan dengan negara tersebut.

Ancaman, Diplomasi, dan Strategi

Pernyataan Trump menunjukkan bahwa meskipun kecewa terhadap langkah-langkah Putin, ia belum menutup pintu bagi diplomasi. Namun, dengan tekanan yang semakin besar terhadap Rusia dan dukungan terbuka bagi Ukraina serta NATO, strategi Trump ke depan akan menjadi sorotan utama dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat menjelang pemilu 2026. ***







Baca Juga
Tag:
  • Donald Trump kecewa pada Putin
  • hubungan AS-Rusia
  • Trump dan Ukraina
  • Trump dukung NATO
  • Trump kirim senjata ke Ukraina
  • Vladimir Putin
  • wawancara eksklusif Trump
Bagikan:
Berita Terkait
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
Berita Terbaru
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
  • Trump: "Saya Kecewa tapi Belum Selesai dengan Putin," Presiden AS Kirim Sinyal Keras kepada Rusia
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Terpopuler
  • Tunangan Baru Empat Hari, Calon Pengantin Perempuan Digerebek Keluar Hotel Bersama Pria Lain

  • Ganti Pimpinan, Kasus Tetap Mandek: Hibah Air Minum Rp6,8 Miliar di Perumda Wair Pu’an Sikka Diduga Rugikan Negara Rp2 Miliar Lebih

  • Adonara Soroti Ketimpangan Pembangunan di Flores Timur, Pemerintah Diminta Berlaku Adil

  • Receh yang Dipermainkan: Permen Kembalian di Toserba Fajar Maumere Tuai Sorotan, Dinas Perdagangan dan Lembaga Konsumen Diminta Bertindak

  • Wakil Wali Kota Kupang Kunjungi Korban Kebakaran Panti Asuhan Holly Angel, Pastikan Anak-Anak Tetap Terlayani

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.