Scroll untuk melanjutkan membaca
BREAKING NEWS
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Beasiswa
  • Kisah Inspiratif
  • ntt
  • Pendidikan
  • Psikologi
  • Sukses Anak Miskin
  • Universitas Indonesia

Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Kupang, mitoara-timur.com – CERITA inspiratif datang dari Margaret, seorang gadis asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang berhasil lolos ke Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) meski berasal dari keluarga sederhana. Kisah perjuangannya viral di media sosial setelah dibagikan oleh akun Facebook NTT Update News.

Margaret tinggal di rumah kayu kecil yang hanya memiliki satu kamar. Ia sempat menunggak uang sekolah dan kerap mendapat perlakuan tak menyenangkan dari orang-orang sekitarnya. Salah satu guru bahkan meremehkannya saat Margaret menyampaikan impian kuliah di UI.

 “Gak bisa bayar uang sekolah tapi mau kuliah di UI,” kata guru tersebut seperti ditirukan Margaret, yang membuatnya sempat berniat mengubur mimpinya.

Namun dua hari sebelum penutupan pendaftaran SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), Margaret nekat mendaftar secara diam-diam—hanya ke satu kampus: UI. Ia tak memberi tahu siapa pun, termasuk orangtuanya.

Hingga saat pengumuman tiba, Margaret terkejut bukan main saat namanya dinyatakan diterima di Fakultas Psikologi UI. Kakaknya langsung bekerja siang dan malam demi mengumpulkan biaya untuk keberangkatannya ke Jakarta.

Kisah menyentuh Margaret menarik perhatian Imam Santoso, dosen ITB sekaligus influencer, yang datang langsung ke rumah Margaret di Kupang. Imam tidak sendiri; ia ditemani Dr. Sudibyo, dosen legendaris dari Universitas Indonesia. Keduanya memberikan beasiswa, uang tunai, dan laptop kepada Margaret.

Meski sudah diterima di UI, Margaret tetap mendapat cibiran. Kali ini dari tetangganya sendiri.

 “Miskin banyak gaya, kuliah di Jawa. Anak pejabat saja pulang bawa utang, apalagi kamu,” ujar Margaret mengutip ucapan tetangga.

Air mata Margaret dan keluarganya tak terbendung saat menceritakan semua perlakuan menyakitkan tersebut. Namun kini, Margaret berhasil membungkam semua ejekan dengan prestasi. Ia menjadi bukti nyata bahwa kemiskinan tidak boleh jadi alasan untuk berhenti bermimpi. *(,)




.

Baca Juga
Tag:
  • Beasiswa
  • Kisah Inspiratif
  • ntt
  • Pendidikan
  • Psikologi
  • Sukses Anak Miskin
  • Universitas Indonesia
Bagikan:
Berita Terkait
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
Berita Terbaru
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
  • Dihina Guru dan Tetangga karena Miskin, Margaret Gadis Kupang Buktikan Bisa Tembus UI
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal





Terpopuler
  • Fraksi PERSATUAN Hanura Setuju Perubahan Bentuk Hukum PT BPD NTT Jadi Perseroda, Tapi Punya Catatan

  • Melki Laka Lena Tegaskan MBG Bukan Sekadar Bantuan, Program Gizi Gratis Dongkrak Ekonomi NTT

  • Dosen Undana Satu-satunya Wakil Indonesia Ikuti Diklat Panas Bumi di New Zealand Slug:

  • Buku “Asa dan Rasa” Diluncurkan, Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Paparkan Refleksi Kinerja Setahun Bangun NTT

  • Gerindra Setujui Perubahan Status Bank NTT Jadi Perseroda, Target Dividen Rp100 Miliar Disorot

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.