Scroll untuk melanjutkan membaca
BREAKING NEWS
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • ekonomi NTT
  • hilirisasi produk
  • investasi swasta
  • kemitraan petani
  • kunjungan kerja DPD RI
  • perkebunan NTT
  • swasembada pangan

Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Kupang – Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma menerima kunjungan kerja Pimpinan Komite II DPD RI di Ruang Rapat Gubernur NTT, Senin (3/3/2025). Kunjungan ini bertujuan mengawasi pelaksanaan UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan serta mendorong penguatan sektor perkebunan di NTT.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Melki menegaskan bahwa sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah dengan kontribusi 9,59% terhadap PDRB NTT. “Lahan perkebunan di NTT pada tahun 2023 tercatat seluas 604.347,3 hektare dengan produktivitas rata-rata 603 kg per hektare dan melibatkan hampir satu juta kepala keluarga petani,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya meningkatkan investasi swasta serta memperkuat kemitraan petani dengan perusahaan. “Salah satu aspek yang perlu ditingkatkan adalah investasi di bidang hilir perkebunan untuk meningkatkan nilai tambah, daya saing, serta pendapatan daerah. Selain itu, kemitraan antara petani dan swasta juga harus diperkuat agar usaha perkebunan lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Senator Angelius Wake Kako menyoroti pentingnya mengubah persepsi bahwa perkebunan hanya identik dengan korporasi besar. “Ketika berbicara tentang perkebunan, banyak yang langsung berpikir soal kelapa sawit. Padahal, di NTT, perkebunan justru didominasi oleh usaha rakyat dengan komoditas utama seperti kelapa, mete, kemiri, dan vanili,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa hilirisasi adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan petani. “Kita ingin agar perkebunan di NTT tidak hanya menghasilkan bahan mentah, tetapi juga produk jadi yang memiliki nilai lebih di pasar. Dengan hilirisasi, ekonomi daerah akan lebih maju dan berkembang,” tambahnya.

Komite II DPD RI menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan anggaran lebih dari Rp94 miliar guna mendukung program swasembada pangan dan pengembangan sektor perkebunan di NTT, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. *(go)


Baca Juga
Tag:
  • ekonomi NTT
  • hilirisasi produk
  • investasi swasta
  • kemitraan petani
  • kunjungan kerja DPD RI
  • perkebunan NTT
  • swasembada pangan
Bagikan:
Berita Terkait
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
Berita Terbaru
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
  • Dorong Hilirisasi Perkebunan, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Komite II DPD RI
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal






Terpopuler
  • 12 Guru Nuba Arat Tuntut Kepsek Diganti, Duka Kematian Rekan Picu Mogok KBM

  • Guru Nuba Arat Segel Ruang Kepsek, Tegangan Konflik Kian Memanas

  • Ruang Kepsek Disegel, KBM Lumpuh dan MBG Terhenti—Sekolah Dijanjikan Normal Besok

  • Mogok di Nuba Arat, DPRD Serukan Dialog: Hak Belajar Siswa Harus Tetap Dijaga

  • Gedung PAUD Baru Dirobohkan Usai Putusan Pengadilan, Dana Desa Rp 199 Juta Hilang Sia-sia

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.