Dua Universitas di NTT Jadi Venues PORPROV VIII

Kupang, mutiara-timur.com// PEKAN Olah Raga Provinsi (PORPROV) NTT VIII hari ini Sabtu (12/11/22) sampai Jumat (18/11/22) di Kota Kupang diselenggarakan dengan mengambil venues di 4 titik, diantaranya dua universitas ternama di NTT, Unika dan Undana. Selain kedua perguruan tinggi tersebut juga GOR Oepoi dan Pitoby Centre.

Porprov VIII selama seminggu ini menurut Ketua Umum KONI NTT Joseph A. Nae Soi melibatkan 21 kabupaten dan 1 Kota. Perserta yang akan ikut pada event ini sekitar 2.656 orang dan jenis kegiatan yang akan diperebutkan ada 19 cabang olahraga (cabor) berupa perlombaan dan pertandingan.

Anggaran didukung pemerintah hanya 2 Milyar yang boleh dilihat sangat minim  bila dikalkulasikan dengan kehadiran peserta dua ribu lebih dari 22 kabupaten/kota. Walaupun begitu minimnya anggaran ketua KONI berpendirian teguh perhelatan lokal tingkat provinsi ini tetap jalan. Dengan prinsip senang atau  susah bersama rakyat demi melahirkat bibit atlet berkualitas berprestasi sebagai modal untuk mengikuti PON yang akan datang terlaksana di NTT.

Yoseph A.Nar Soi mnuturkan, bahwa kegiatan pekan olah raga Provinsi NTT VIII harus terlaksana, walaupun pemerintah hanya memberikan alokasi anggaran 2 M. 

"Kami pegang pada prinsip , "gaude cum laetantibus flere cum flentibus" atau bergembiralah bersama rakyat yang bergembira, menangislah bersama rakyat yang lagi menangis. Itulah prinsip yang kami pegang, kita butuh prestasi atet walaupun uang terbatas," ungkapnya.

Dari sisi tempat dan desain protap kegiatan sudah disiapkan dan kegiatsn akan dilaksanakan dengan meriah pada pembukaan jam 17.00 WITA.

Demikian ketua Panitia Inche Sayuna memberikan keterangannya kepada para jurnalis mendampingi Ketua umum KONI NTT di depan teras Kantor KONI NTT, Jumat (11/11/22).

" Kegiatan ini kita sudah persiapkan secara baik dan pada acara pembukan akan digelar semeriahnya yang akan di buka di GOR pada hari Sabtu (12/11/22) sore. Kita berharap acara ini akan berlangsung dengan baik dan diikuti semua daerah kabupaten/ kota," ungkap Inche Sayuna.*(go)

Iklan

Iklan