Gubernur NTT Dampingi Kunjungan Kerja Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Kupang


Kupang,mutiaratimur.net-Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo didampingi Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan bersama sejumlah pejabat eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengunjungi lokasi ekowisata pantai Oesina, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang pada Jumat (28/8). Kunjungan perdana tersebut dimaksudkan untuk melihat potensi Kelautan dan perikanan yang ada di NTT.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan serta mengatakan bahwa NTT dalam kondisi yang sekarang ini sedang gencar-gencarnya membenahi serta mengoptimalisasikan potensi kelautan dan perikanan sehingga dapat memiliki dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

“Yang pertama kita bersyukur karena ada Pak Menteri yang hadir disini, yang tentunya akan mendukung seluruh program-program khususnya sektor kelautan dan perikanan. Kita semua tahu bahwa Pemerintah NTT sedang membenahi dan mengoptimalkan semua potensi yang ada, baik itu potensi garamnya, budidaya kerapunya, rumput lautnya serta potensi-potensi laut yang lain,” ujar Gubernur VBL.

“Saya pikir keberadaan Pak Menteri ini akan mendorong kami agar lebih sungguh-sungguh didalam meningkatkan potensi sumber daya laut, sehingga akan berdampak positif dari segi penyerapan tenaga kerja masyarakat sekitar serta pemasaran hasil laut dapat secara _continue_ berjalan dengan baik,” tambah Gubernur Viktor.

Sementara itu Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan bahwa Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat menjadi Provinsi yang unggul dan kaya dibanding Provinsi yang lain apabila dapat dengan maksimal memanfaatkan secara baik potensi kelautan dan perikanannya.

“Kita tahu sendiri bahwa NTT ini wilayah lautnya luar biasa besar, pulaunya banyak, cuma kita lihat belum optimal didalam pengelolaannya. Saya melihat ini sebagai peluang besar yang harus kita tangkap. Kami yakin dengan pembangunan yang dimulai dari laut, ekonomi masyarakat NTT akan berkembang dengan sangat baik,” pungkas Menteri Edhy.

Lebih lanjut, Menteri Kelautan dan Perikanan itu mengatakan bahwa untuk meningkatkan pemanfaatan potensi tersebut, maka segera akan dibangun Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang nantinya akan memiliki fungsi dalam peningkatan produksi mulai dari budidaya serta pengolahan benih-benih baik itu benih ikan laut seperti kerapu, rumput laut, koral, udang serta benih lobster.

Menteri Edy juga menambahkan bahwa dengan adanya sekolah khusus / Politeknik Kelautan dan Perikanan yang sudah ada di NTT diharapkan agar dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terdidik.

“Sebagai salah satu langkah penting yang kita lalukan, maka melalui sekolah Poltek Kelautan dan Perikanan ini saya harapkan anak-anak kita di NTT dapat bersekolah disini, sehingga permasalahan terkait SDM dapat kita selesaikan,” jelas Menteri Edhy.

Diakhir arahannya Menteri Edhy juga tidak lupa memuji semangat kepemimpinan Gubernur Viktor Laiskodat didalam upayanya menggerakan serta meningkatkan berbagai sektor pembangunan khususnya dalam bidang Kelautan dan perikanan demi kemajuan masyarakat NTT.

“Saya sangat percaya NTT dibawah kepemimpinan Bapak Gubernur akan cepat berkembang, karena semangat Bapak itu adalah modal kami untuk terus memperjuangkan wilayah ini disektor Kelautan dan Perikanan. Kami siap membantu Bapak membangun wilayah NTT ini,” tegas Mantan Ketua Komisi IV DPR RI tersebut.

Kegiatan kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis dari Menteri Kelautan dan Perikanan serta Gubernur NTT kepada perwakilan kelompok masyarakat berupa benih rumput laut _eucheuma_, penyerahan beasiswa pendidikan kepada taruna/i Politeknik Kelautan dan Perikanan, serta penyerahan bantuan CSR kepada kelompok Sadar Wisata Desa Lifuleo.
Tampak hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPR RI dari Komisi V Lis Rosita Dewi, Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto, Anggota DPD RI Angelo Wake Kako, Para Deputi Kementerian Kelautan dan Perikanan, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Unsur Forkopimda NTT, Pejabat TNI dan Polri, Pimpinan Perangkat Daerah baik Lingkup Pemerintah Provinsi NTT serta Pemerintah Kabupaten Kupang, pemuka agama, tokoh masyakat, masyarakat umum, insan pers dan undangan.***(Sumber: Siatan Pers Biro Humas dan Protokol NTT)

Iklan

Iklan