SIKKA, MUTIARA TIMUR — Bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur kembali tiba melalui jalur laut. KRI Teluk Parigi-539 bersandar di Pelabuhan Ferry Kewapante, Kabupaten Sikka, Senin (1/9/2026).
Kapal perang TNI Angkatan Laut itu membawa berbagai kebutuhan untuk masyarakat terdampak gempa di wilayah Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Kedatangan KRI Teluk Parigi-539 disambut Komandan Lanal Maumere Kolonel Laut (P) Yoyok Ary Nugroho A.S., M.Tr.Opsla., bersama unsur Forkopimda Sikka, BNPB, TNI-Polri dan sejumlah pihak yang terlibat dalam penanganan pascabencana.
Setelah kapal bersandar, unsur Forkopimda melakukan peninjauan sebelum proses debarkasi bantuan dimulai. Personel kemudian menurunkan dan menata berbagai logistik yang dibawa dari sejumlah pihak.
Bantuan tersebut mencakup kebutuhan dasar seperti beras, mi instan, air mineral, makanan siap saji, biskuit, susu, minyak goreng, gula serta pakaian layak pakai.
Sejumlah kebutuhan pengungsi juga ikut dibawa, antara lain selimut, tikar, handuk, perlengkapan bayi, perlengkapan kebersihan dan obat-obatan.
Tidak hanya logistik konsumsi, kapal tersebut juga mengangkut perlengkapan penunjang penanganan bencana. Di antaranya tenda serbaguna, terpal, tandon air, kasur lipat, bantal, genset, pelbet dan perlengkapan dapur.
Bantuan itu merupakan hasil gotong royong berbagai unsur, termasuk Kodaeral V, Kolinlamil, KRI Youtefa, Jalasenastri, Dansatlinlamil, BNPB, MUI, relawan, organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha.
KRI Teluk Parigi-539 juga membawa sejumlah relawan yang akan turut mendukung kegiatan kemanusiaan di wilayah terdampak.
Melalui pengiriman tersebut, TNI AL melalui Lanal Maumere kembali menunjukkan peran dalam mendukung penanganan bencana di NTT. Bantuan yang datang melalui laut selanjutnya dipersiapkan untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak.
Dari laut, bantuan bergerak menuju warga yang sedang menghadapi masa pemulihan pascagempa.**ah


