Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Daerah
  • Lingkungan

Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

KUPANG, MUTIARA-TIMUR.COM — Fenomena El Niño dengan intensitas sangat kuat yang memicu kemarau panjang mulai memberi tekanan terhadap ketersediaan air bersih di Kota Kupang. Kondisi ini menjadi tantangan bagi Perumda Air Minum Kota Kupang karena sejumlah sumber air, khususnya air tanah dari sumur bor, mengalami penurunan debit.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya menyatakan El Niño 2026 berpotensi mencapai intensitas sangat kuat dan menyebabkan musim kemarau lebih kering serta berlangsung lebih panjang. BMKG juga memperkirakan fenomena tersebut dapat bertahan hingga awal 2027.

Di Nusa Tenggara Timur, BMKG Stasiun Klimatologi mengingatkan bahwa periode Agustus–September menjadi puncak musim kemarau yang kondisinya lebih kering akibat pengaruh El Niño. Masyarakat dan pemerintah daerah diminta memperkuat mitigasi serta kesiapsiagaan menghadapi kekeringan.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa kepada mediaini Kamis, (24/9/2026) mengatakan kondisi tersebut berdampak langsung terhadap sumber air baku yang selama ini menopang pelayanan masyarakat.

Perumda Air Minum Kota Kupang saat ini mengandalkan 41 sumur bor serta dua sumber air permukaan, yakni Mata Air Dendeng dan Mata Air Oeba. Menurut Isidorus, tekanan paling terasa pada sumber air tanah karena debit sejumlah sumur bor terus mengalami penurunan selama kemarau panjang.

Kondisi itu semakin menjadi perhatian karena sebagian besar sumber air baku Perumda berasal dari sumur bor. Dalam kondisi kemarau berkepanjangan, penurunan debit tersebut berpotensi memengaruhi kemampuan perusahaan menjaga kontinuitas distribusi air kepada pelanggan.

Berbeda dengan sumur bor, Isidorus menyebut dua sumber air permukaan, Mata Air Dendeng dan Mata Air Oeba, justru masih memberikan dukungan terhadap pelayanan air bersih. Karena itu, pengelolaan dan pengaturan distribusi menjadi penting untuk menjaga pelayanan tetap berjalan di tengah keterbatasan sumber air.

Perumda Air Minum Kota Kupang kini menyiapkan rekayasa pengaliran sebagai salah satu langkah menghadapi kondisi kekeringan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengatur pola distribusi air dengan mempertimbangkan kondisi sumber air yang tersedia.

Saat ini cakupan pelayanan Perumda Air Minum Kota Kupang baru sekitar 20 persen dari total penduduk Kota Kupang. Kondisi tersebut membuat persoalan ketersediaan sumber air menjadi tantangan penting dalam upaya memperluas pelayanan kepada masyarakat.

Menghadapi situasi ini, Isidorus mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan Perumda, menggunakan air secara bijak. Penghematan penggunaan air di tingkat rumah tangga dinilai penting untuk membantu menjaga ketersediaan air dan pemerataan distribusi selama kemarau.

“Kami mengetuk kesadaran para pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang agar bijak dalam pemakaian air sehari-hari,” ujar Isidorus.

Ia menekankan bahwa kondisi kekeringan bukan hanya persoalan perusahaan penyedia air, tetapi membutuhkan kesadaran dan kerja sama seluruh masyarakat. Penggunaan air secara efisien menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat sambil pemerintah dan Perumda memperkuat pengelolaan sumber air.

Dengan prakiraan kemarau yang masih berlangsung dan El Niño diperkirakan bertahan hingga awal 2027, ketersediaan air menjadi salah satu isu yang perlu mendapat perhatian serius di Kota Kupang. Pemerintah, Perumda, dan masyarakat perlu memperkuat pengelolaan sumber air agar kebutuhan dasar warga tetap dapat dipenuhi di tengah tekanan iklim yang semakin berat. **usgo



Baca Juga
Tag:
  • Daerah
  • Lingkungan
Bagikan:
Berita Terkait
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
Berita Terbaru
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal





Terpopuler
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028

  • Kayu Hutan Lindung Egon Dijual, KPH Sikka Sebut Terima Rp5 Juta untuk Operasional Pemadaman

  • Kayu Hutan Lindung Dijual untuk Operasional, Vox Point Desak APH Bongkar Dasar Hukumnya

  • Godzilla El Niño Tekan Ketersediaan Air Kota Kupang, Perumda Siapkan Rekayasa Pengaliran

  • 22 Anak NTT Terbang ke China, Beasiswa INTI NTT Angkatan Ketiga Naik Hampir 100 Persen

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.