Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Daerah
  • Olahraga

Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

SIKKA, MUTIARA TIMUR — Bola voli Sikka punya tradisi. Kini tradisi itu ditantang untuk berubah menjadi sistem pembinaan dan prestasi. Pesan tersebut mengemuka saat Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Nusa Tenggara Timur, Winston Neil Rondo, melantik Pengurus Kabupaten PBVSI Sikka periode 2026–2030 di Maumere, Senin, 21 September 2026.

Rofinus Rionsi Moa Luer dipercaya memimpin kepengurusan baru itu. Pelantikan tersebut menjadi awal konsolidasi organisasi sekaligus penanda arah baru pembinaan bola voli Sikka menuju PON XXII 2028.

Bukan sekadar memperbanyak pertandingan, PBVSI NTT menitipkan lima agenda kepada kepengurusan Sikka: memperkuat kompetisi putra dan putri, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, menemukan talenta muda, membangun sistem pembinaan berkelanjutan, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah, sekolah, klub, KONI, dunia usaha dan masyarakat.

Winston melihat Sikka memiliki modal yang cukup. Tradisi bola voli telah hidup di tengah masyarakat. Atlet muda juga tersedia. Tinggal bagaimana potensi itu dikelola menjadi prestasi yang konsisten.

“Sikka bukan daerah yang baru belajar bermain voli. Sikka adalah salah satu kandang kekuatan voli Flores. Tradisinya kuat, atletnya potensial, dan masyarakatnya mencintai olahraga ini. Tetapi jangan berhenti pada kebanggaan masa lalu. Juara tiga harus menjadi pijakan untuk melompat lebih tinggi!” kata Winston.

Ia merujuk pada pencapaian tim putra Sikka yang meraih posisi ketiga dalam Ben Mboi Memorial Cup sebelumnya. Bagi Winston, capaian tersebut bukan garis akhir, melainkan pijakan untuk mengejar target yang lebih tinggi.

Lima agenda kemudian menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan baru.

Pertama, memastikan Sikka tampil dengan kekuatan putra dan putri pada Ben Mboi Memorial Cup II 2026. Winston menekankan pentingnya ruang kompetisi yang setara bagi atlet perempuan.

Kedua, menggelar Bupati Sikka Cup pada Oktober 2026. Turnamen ini dirancang bukan hanya sebagai ajang pertandingan, tetapi juga sebagai mekanisme seleksi atlet untuk menghadapi Ben Mboi Memorial Cup II dan persiapan PON 2028.

Ketiga, memperkuat kualitas pelatih dan wasit melalui pendataan, pelatihan serta sertifikasi.

Keempat, menjalankan talent scouting secara sistematis. Sekolah, klub, desa dan kecamatan harus menjadi ruang pencarian atlet potensial. Mereka kemudian didata, diseleksi secara terbuka dan dibina melalui program latihan berkelanjutan.

Kelima, membangun ekosistem bola voli melalui kolaborasi antara PBVSI, pemerintah daerah, KONI, sekolah, klub, dunia usaha dan masyarakat.

Winston juga meminta atlet yang masuk kelompok usia persiapan PON 2028 mulai dipetakan, termasuk mereka yang lahir pada 1 Januari 2003 dan sesudahnya, dengan tetap mengacu pada ketentuan resmi pertandingan.

“PON 2028 tinggal dua tahun lagi. Kita tidak punya waktu untuk bekerja dengan cara biasa-biasa saja. Saya ingin melihat atlet-atlet Sikka masuk dalam skuad utama NTT, baik putra maupun putri,” ujarnya.

Dukungan Pemerintah Daerah

Agenda pembinaan itu mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Sikka. Dalam sambutan Bupati Sikka yang disampaikan melalui Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, pemerintah daerah menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Bupati Sikka Cup pada Oktober 2026.

Bupati meminta PBVSI Sikka mempersiapkan turnamen tersebut secara matang. Pembinaan atlet juga diminta dimulai sejak usia dini dengan memberikan ruang latihan dan kompetisi yang memadai.

Namun pembinaan olahraga tidak berhenti pada pencarian medali. Pemerintah daerah menekankan pentingnya disiplin, sportivitas, persatuan dan gotong royong sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

Prestasi, dalam konteks itu, tidak lahir secara instan. Ada latihan yang panjang, kompetisi yang rutin, pelatih yang kompeten dan dukungan berbagai pihak.

Rofinus Luer: Siap Menjalankan Agenda

Ketua Umum PBVSI Sikka periode 2026–2030, Rofinus Rionsi Moa Luer, menyatakan siap menjalankan lima agenda yang dititipkan PBVSI NTT.

Bupati Sikka Cup menjadi salah satu pekerjaan awal kepengurusan baru. PBVSI Sikka juga memastikan komitmen untuk mengikutsertakan tim putra dan putri dalam Ben Mboi Memorial Cup II serta meningkatkan capaian yang telah diraih sebelumnya.

“Kami siap menjalankan lima agenda yang sudah disampaikan. Ini menjadi pekerjaan bersama untuk meningkatkan prestasi bola voli Sikka,” ujar Rofinus.

Kepengurusan baru itu diperkuat Ignasius Nong Tedi sebagai Sekretaris Umum dan Yohanes Jibrail Mado sebagai Bendahara Umum. Sejumlah bidang juga dibentuk untuk menangani kompetisi, perwasitan, teknis dan kepelatihan, serta perlengkapan dan dokumentasi.

Rapat Bukan Ukuran Keberhasilan

Winston mengingatkan pengurus baru agar tidak menjadikan aktivitas administratif sebagai ukuran utama keberhasilan organisasi.

Baginya, ukuran kepengurusan harus terlihat di lapangan: kompetisi berjalan, pelatih dan wasit tersertifikasi, atlet muda ditemukan dan prestasi bertambah.

“Jangan ukur keberhasilan kepengurusan dari berapa banyak rapat yang diselenggarakan. Ukurlah dari berapa banyak kompetisi yang berjalan, berapa banyak pelatih dan wasit yang tersertifikasi, berapa banyak atlet muda yang ditemukan, dan berapa banyak prestasi yang dihasilkan,” tegas Winston.

Dari sekolah dan kampung, bakat dicari. Dari klub, kemampuan dibentuk. Dari kompetisi, mental dan kualitas atlet diuji.

Rangkaian itulah yang diharapkan menjadi fondasi PBVSI Sikka dalam membangun regenerasi atlet menuju PON 2028.

Pelantikan kepengurusan baru akhirnya bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi. Ia menjadi awal dari pekerjaan yang lebih konkret: mengubah tradisi bola voli Sikka menjadi pembinaan yang terarah dan prestasi yang berkelanjutan.

“Jabatan pengurus adalah kehormatan. Tetapi prestasi atlet adalah pertanggungjawaban kita,” kata Winston.

Ia menutup amanatnya dengan satu pesan: “Sikka sudah punya tradisi. Sekarang waktunya membangun prestasi! Dari Maumere kita siapkan atlet. Dari Flores kita bangun kekuatan. Di PON 2028 kita perjuangkan kejayaan NTT!” ** ah



Baca Juga
Tag:
  • Daerah
  • Olahraga
Bagikan:
Berita Terkait
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
Berita Terbaru
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal





Terpopuler
  • Semangat Baru dari Maumere, PBVSI Sikka Menatap PON 2028

  • Kayu Tumbang di Hutan Lindung Dijual, Dicky Soroti Risiko Hukum: Bukan Milik untuk Diperjualbelikan

  • Kayu Hutan Lindung Dijual untuk Operasional KPH, Advokat: Bisa Berujung Pidana Jika Tanpa Dasar Hukum

  • Kayu Tumbang di Hutan Lindung Egon Gahar Dipersoalkan, KPH Sikka: Bukan Hilang, Dijual untuk Biaya Operasional

  • Kayu Hutan Lindung Dijual untuk Operasional, Vox Point Desak APH Bongkar Dasar Hukumnya

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.