Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Pendidikan

Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:


KUPANG, MUTIARA-TIMUR.COM — Gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik dan luka psikologis. Bencana tersebut juga mengancam keberlanjutan pendidikan anak-anak dan mahasiswa dari keluarga terdampak.

Universitas Nusa Cendana (Undana) memilih untuk tidak tinggal diam. Perguruan tinggi negeri terbesar di NTT itu mempertegas komitmennya membantu masyarakat terdampak, mulai dari penyaluran bantuan kemanusiaan, pengerahan relawan, pemulihan pendidikan hingga memberikan kebijakan afirmasi bagi mahasiswa korban gempa.

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menegaskan keterlibatan Undana dalam penanganan bencana merupakan kewajiban moral perguruan tinggi kepada masyarakat.

Sejak hari pertama pascagempa, Undana telah membuka posko sebagai pusat penerimaan donasi dari civitas akademika sekaligus menjadi ruang koordinasi bantuan dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Bantuan Mulai Bergeser dari Logistik ke Pemulihan

Memasuki hampir dua minggu pascabencana, fokus Undana mulai bergeser dari bantuan kebutuhan dasar menuju kebutuhan pemulihan yang lebih spesifik.

Undana telah mengirimkan dua kloter relawan yang terdiri dari mahasiswa, tenaga kesehatan, Tim Bantuan Medis (TBM) Komodo, serta dosen pendamping KKN Berdampak Tematik Penanggulangan Bencana.

Untuk tahap berikutnya, bantuan diarahkan pada trauma healing bagi anak-anak dan penyediaan obat-obatan.

Selain itu, Undana juga menyiapkan fasilitas pendidikan darurat berupa bangunan sementara maupun tenda bagi sekolah atau kampus yang mengalami kerusakan sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran.

“Kami punya kewajiban moral untuk membantu penanganan bencana yang sudah terjadi di Flores. Di hari pertama setelah gempa, kita langsung membuka posko untuk menerima donasi dan bantuan,” ujar Prof. Jefri Bale.

Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan pangan dan tempat tinggal. Kondisi psikologis anak-anak serta keberlangsungan pendidikan juga harus menjadi perhatian.

“Sekarang fokus kami lebih ke pendampingan terhadap trauma bagi anak-anak khususnya, kemudian mungkin juga bantuan berupa obat-obatan yang lebih diperlukan. Kalau misalnya ada kampus atau sekolah yang gedungnya tidak bisa digunakan, kita bisa memberikan bantuan berupa bangunan atau tenda darurat,” katanya.

Mahasiswa Terdampak Dapat Keringanan UKT

Komitmen Undana juga menyentuh langsung mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana.

Undana menetapkan kebijakan afirmasi berupa pengurangan atau pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama satu semester bagi mahasiswa yang terdampak gempa Flores.

Kebijakan tersebut bahkan membuka ruang evaluasi untuk kemungkinan diperpanjang apabila kondisi mahasiswa dan keluarganya belum pulih pada semester berikutnya.

Tidak hanya UKT, mahasiswa terdampak yang sedang mempersiapkan diri untuk wisuda juga mendapat perhatian. Undana memberikan pembebasan seluruh biaya wisuda bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria terdampak.

“Ada permintaan khusus dari Pak Menteri. Walaupun kami sebagai pimpinan juga sudah memikirkan bahwa harus dilakukan afirmasi, berupa peringanan atau keringanan biaya studi akademik bagi mahasiswa yang terdampak, dengan pengurangan atau pembebasan UKT selama satu semester,” tegas Jefri Bale.

“Termasuk mahasiswa-mahasiswa yang mungkin saat ini sedang menyiapkan diri untuk wisuda, kita melakukan afirmasi untuk pembebasan biaya wisuda,” lanjutnya.

Undana Pastikan Mahasiswa di Kupang Tak Terabaikan

Perhatian Undana juga diberikan kepada mahasiswa asal Flores yang saat ini berada di Kota Kupang, namun mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena keluarganya di daerah terdampak masih berkonsentrasi pada penanganan bencana.

Undana mengimbau mahasiswa dalam kondisi tersebut untuk melapor ke Posko Undana agar dapat memperoleh bantuan sesuai kebutuhan.

Langkah ini menunjukkan bahwa respons Undana terhadap gempa Flores tidak berhenti pada pengiriman bantuan ke lokasi bencana. Perguruan tinggi tersebut juga berupaya memastikan bencana tidak berubah menjadi alasan mahasiswa harus berhenti kuliah atau menunda masa depan mereka.

Sebelumnya, Tim KKN Tematik Tanggap Bencana Undana juga telah melakukan pemetaan kebutuhan penyintas dan menyalurkan bantuan terpadu di Manggarai dan Manggarai Timur. Tim tersebut melakukan asesmen lapangan, pendampingan psikososial, penyaluran logistik serta menyiapkan program Sekolah Tanggap Bencana dan penguatan ekonomi keluarga pascabencana.

Bagi Undana, pemulihan Flores bukan sekadar membangun kembali rumah yang rusak. Memastikan anak-anak kembali belajar dan mahasiswa tetap melanjutkan pendidikan adalah bagian penting dari membangun kembali masa depan Flores.

***Sumber utama: Universitas Nusa Cendana – Rektor Undana Tegaskan Komitmen Bantuan Gempa Flores hingga Pemulihan Pendidikan dan Afirmasi Mahasiswa. Website media Undana.



Baca Juga
Tag:
  • Pendidikan
Bagikan:
Berita Terkait
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
Berita Terbaru
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
  • Gempa Flores Tak Boleh Putuskan Pendidikan, Undana Gratiskan UKT dan Wisuda Mahasiswa Terdampak
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Terpopuler
  • Kemenag Sikka Minta Maaf terhadap Marselinus Atapuken dan Insan Guru Agama Katolik Kabupaten Sikka

  • Karhutla Mengganas di Paser, 128,8 Hektare Lahan Terbakar: Tanah Grogot Diselimuti Kabut Asap

  • PUPR Sikka Turun ke Samparong, 297 Rumah Terdampak Gempa Didata dari Pintu ke Pintu

  • Belum Dilantik, Ketua Mandataris Vox Point Sikka Sudah Bergerak: Satu Ton Beras untuk Warga Sikka

  • 205 Sambungan Air Diserahkan ke Perumda AM Kota Kupang, Bello Sejahtera Kini Dikelola Lebih Profesional

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.