SIKKA, MUTIARA TIMUR— Belum dilantik secara resmi, Ketua Mandataris Formatur Tunggal DPD Vox Point Indonesia Kabupaten Sikka, Higinus Wilbrot, S.H., M.Si., sudah bergerak di tengah warga. Ia bersama jajaran Vox Point Sikka menyalurkan bantuan sembako berupa satu ton beras dan sejumlah bahan makanan lainnya kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sikka.
Bantuan tersebut berasal dari donatur Vox Point Indonesia tingkat nasional. Paket sembako disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang masih merasakan dampak gempa dan belum sepenuhnya berani kembali beraktivitas seperti biasa.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup selama beberapa hari ke depan,” kata Higinus.
Penyaluran bantuan dilakukan secara tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Bola, Mapitara, Doreng, Alok Barat, Nelle, Alok Timur, Koting, Talibura, dan Waigete.
Di Kecamatan Doreng dan Alok Barat, pendistribusian bantuan dipercayakan kepada mantan Ketua Vox Point Sikka, Firmus Rafmartins, S.T. Sementara wilayah Mapitara dan Waigete ditangani langsung oleh Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Vox Point Sikka, Petrus Palain, S.Si., M.Pd.
Untuk wilayah Kecamatan Bola, Higinus turun langsung bersama rombongan menemui warga dan menyerahkan bantuan.
Di sejumlah titik, masyarakat masih menyimpan kecemasan untuk beraktivitas jauh dari rumah. Kekhawatiran itu terutama muncul karena warga takut gempa susulan terjadi ketika mereka berada di luar rumah, sementara anak-anak dan warga lanjut usia belum tentu dapat segera mencapai tempat aman.
Kondisi tersebut membuat sebagian warga memilih tetap berada di sekitar rumah dan membatasi aktivitas mereka.
Higinus mengapresiasi respons pemerintah daerah dalam menangani situasi pascabencana. Menurut dia, pemerintah telah bekerja keras memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Pemerintah telah bekerja siang dan malam untuk memastikan seluruh masyarakat terlayani dengan baik,” ujar Higinus.
Ia mengajak masyarakat perlahan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun, kewaspadaan tetap perlu dijaga, terutama dengan memperhatikan keselamatan diri dan keluarga.
“Silakan mulai beraktivitas kembali secara bertahap, tetapi keselamatan tetap menjadi yang utama,” katanya.
Di tempat terpisah, Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Vox Point Sikka, Petrus Palain, meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya.
Ia menyoroti beredarnya kabar mengenai kemungkinan gempa susulan berskala besar yang membuat sebagian warga semakin panik. Menurut Petrus, informasi semacam itu sebaiknya tidak langsung dipercaya sebelum mendapat konfirmasi dari pihak berwenang.
Masyarakat, kata dia, perlu tetap tenang dan mengikuti informasi resmi pemerintah maupun lembaga terkait kebencanaan.
Bagi Vox Point Sikka, penyaluran bantuan kali ini bukan hanya soal beras dan bahan makanan. Kehadiran mereka di tengah warga juga menjadi upaya untuk memulihkan rasa aman setelah bencana.
Petrus berharap kehadiran Vox Point Sikka dapat membawa kembali senyum dan semangat anak-anak di pelosok kampung yang masih merasakan suasana mencekam pascagempa. **ah



