KUPANG – Di tengah duka akibat gempa yang melanda Flores, solidaritas kemanusiaan kembali hadir. Ikatan Paguyuban Flotirosa (IPF) bersama Alumni ’81 SMA 30 Jakarta bergerak membantu mahasiswa asal Flores yang sedang menempuh pendidikan di Kota Kupang.
Bantuan berupa sembako dan uang saku diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral bagi para mahasiswa yang tengah menghadapi kekhawatiran atas kondisi keluarga dan daerah asal mereka.
Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan para mahasiswa sekaligus memberi kekuatan agar mereka tetap fokus menjalani pendidikan di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi keluarga mereka di Flores.
Namun, aksi solidaritas ini tidak berhenti di Kota Kupang.
Tim relawan IPF bersama perwakilan Alumni ’81 SMA 30 Jakarta dijadwalkan mengantarkan langsung donasi ke Flores besok, Rabu (2/9/2026).
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap korban gempa Flores bukan sekadar ungkapan simpati, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata.
“Ini bukan sekadar bantuan. Ini adalah pesan bahwa Flores tidak sendiri,” menjadi semangat yang mengiringi aksi kemanusiaan tersebut.
IPF dan Alumni ’81 SMA 30 Jakarta berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam proses pemulihan Flores.
Di balik bantuan tersebut, tersimpan pesan persaudaraan yang kuat:
“Kami Tidak Sedarah, Tapi Kami Bersaudara.”
Semangat solidaritas, kepedulian dan kemanusiaan inilah yang diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama ketika saudara-saudara di Flores sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
IPF NTT & Alumni ’81 SMA 30 Jakarta
Solidaritas • Kepedulian • Kemanusiaan. ***ah
