Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Daerah

Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

SIKKA, MUTIARA TIMUR — Gempa tidak hanya meninggalkan retakan pada rumah warga di Dusun Dobo, Desa Ian Tena, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka. Puluhan bak penampungan air juga pecah, membuat persoalan warga bertambah di tengah trauma yang belum reda.

Dusun Dobo dihuni sekitar 33 kepala keluarga dengan 28 rumah. Sejumlah rumah terdampak gempa mengalami kerusakan pada bagian dinding. Sebagian warga memilih tetap berada di luar rumah karena khawatir bangunan yang telah retak tidak lagi aman untuk ditempati.

Kondisi itu masih terlihat ketika warga ditemui di Dobo. Sebagian memilih tidur dan beraktivitas di luar rumah dengan perlindungan seadanya.

Sergius Moa, warga Dobo, mengatakan kerusakan tidak hanya terjadi pada bangunan rumah. Beberapa bak penampungan air milik warga juga pecah akibat guncangan gempa.

“Bak air ada yang pecah akibat gempa. Sampai sekarang kami masih kesulitan mendapatkan air,” kata Sergius.

Menurut dia, persoalan air di Dobo cukup serius karena wilayah tersebut tidak memiliki mata air. Selama ini warga mengandalkan air hujan atau membeli air menggunakan tangki.

Situasi semakin berat setelah sejumlah tempat penampungan air mengalami kerusakan. Warga kini harus mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Di sini tidak ada mata air. Kami hanya mengandalkan air hujan dan kalau tidak ada, kami beli dari tangki,” ujarnya.

Masih Menunggu Sentuhan Pemerintah

Sergius mengatakan hingga kini warga terdampak di Dobo belum mendapatkan bantuan dari pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Sikka.

Bantuan yang baru diterima warga, kata dia, berasal dari komunitas AMAN dan Caritas.

“Kami sampai sekarang belum mendapat sentuhan dari pemerintah desa maupun kabupaten. Bantuan yang sudah kami terima baru dari komunitas AMAN dan Caritas,” katanya.

Sergius mengatakan kondisi rumah warga membuat mereka belum berani kembali tidur di dalam rumah. Rumah-rumah yang mengalami keretakan disebut membuat warga terus dihantui kekhawatiran jika terjadi gempa susulan.

“Rumah batu, seluruh dindingnya pecah. Kami masih takut masuk dan tidur di dalam rumah,” ujar Sergius saat ditemui di kediamannya di Dobo.

Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian warga masih memilih mengungsi di luar rumah. Trauma pascagempa membuat ruang terbuka menjadi pilihan yang dianggap lebih aman, meski kondisi pengungsian jauh dari layak.

Bagi warga Dobo, persoalan pascagempa kini datang berlapis. Rumah yang retak membuat mereka kehilangan rasa aman, sementara bak penampungan yang pecah membuat akses terhadap air bersih ikut terganggu.

Di tengah kondisi tersebut, warga tidak banyak meminta. Mereka membutuhkan tempat berlindung, air bersih dan perhatian agar kebutuhan paling dasar dapat terpenuhi.

Bagi Sergius dan warga Dobo, kehadiran pemerintah bukan semata soal bantuan. Mereka ingin ada pihak yang datang melihat langsung kondisi mereka dan memastikan warga terdampak tidak dibiarkan menghadapi masa sulit seorang diri. **ah



Baca Juga
Tag:
  • Daerah
Bagikan:
Berita Terkait
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
Berita Terbaru
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
  • Rumah Retak, Bak Air Pecah: Warga Dobo Masih Bertahan di Luar Rumah
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal





Terpopuler
  • Pertalite Langka di Tanah Grogot, Antrean Mengular dan Isu Pengetap Berujung Keributan

  • Program Magang Nasional 2026, BPN Kota Kupang Buka 18 Posisi bagi Fresh Graduate

  • Kayu Tumbang di Hutan Lindung Egon Gahar Dipersoalkan, KPH Sikka: Bukan Hilang, Dijual untuk Biaya Operasional

  • GMNI Sikka Desak Pemda Evakuasi Warga Sikka dari Jayawijaya Usai Serangan Mematikan

  • Donasi Pesepeda Jakarta Rp143,5 Juta Mengalir ke Korban Gempa Flores, Palue Jadi Perhatian

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.