CIKEAS, MUTIARA-TIMUR.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menanamkan semangat kerja kepada jajaran Kementerian ATR/BPN agar senantiasa menghadirkan pelayanan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Nusron saat membuka Pelatihan Refleksi dan Aktualisasi bagi jajaran Kementerian ATR/BPN Selasa, (11/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kembali nilai-nilai kerja, integritas, serta orientasi pelayanan publik di lingkungan kementerian.
Nusron menekankan bahwa setiap aparatur ATR/BPN harus mampu melihat pekerjaan dari sudut pandang masyarakat. Setiap kebijakan dan pelayanan pertanahan yang diberikan harus memberikan manfaat nyata dan tidak justru menambah kesulitan bagi warga.
Semangat tersebut menjadi penting karena urusan pertanahan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, mulai dari pengurusan sertipikat, peralihan hak, hingga berbagai layanan administrasi pertanahan.
Karena itu, menurut Nusron, aparatur tidak cukup hanya bekerja berdasarkan rutinitas dan prosedur. Dibutuhkan kesadaran bahwa setiap pelayanan yang diberikan memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Bekerja itu harus mempermudah rakyat,” menjadi semangat yang terus ditekankan dalam pelaksanaan tugas jajaran ATR/BPN.
Pesan tersebut sejalan dengan upaya Kementerian ATR/BPN melakukan transformasi pelayanan pertanahan agar semakin cepat, mudah, transparan dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Sebelumnya, Kementerian ATR/BPN juga terus mendorong berbagai inovasi pelayanan. Salah satunya melalui penerapan layanan Peralihan Hak Terintegrasi yang ditargetkan dapat menyelesaikan proses balik nama sertipikat maksimal dalam 10 hari pada Kantor Pertanahan yang telah menerapkannya.
Bagi Nusron, transformasi pelayanan tidak hanya berkaitan dengan sistem dan teknologi, tetapi juga menyangkut perubahan pola pikir aparatur. Pegawai harus memiliki perspektif bahwa masyarakat merupakan pihak yang harus dilayani dengan sebaik-baiknya.
Dengan semangat tersebut, Kementerian ATR/BPN diharapkan semakin mampu menghadirkan pelayanan pertanahan yang profesional, berintegritas dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Rri)
