Kota Kupang – Ketua Panitia Festival Budaya Tingkat Kelurahan Namosain, Bertha Hangge, menegaskan bahwa penyelenggaraan Festival Budaya Namosain merupakan wujud nyata partisipasi masyarakat dalam mendukung program Pemerintah Kota Kupang di bidang pelestarian budaya sekaligus memperkuat persatuan dan persaudaraan antarwarga.
Pernyataan tersebut disampaikan Bertha Hangge saat menyampaikan laporan panitia pada pembukaan Festival Budaya Tingkat Kelurahan Namosain di Pantai Namosain Beach, Selasa (28/7/2026).
Menurut Bertha, festival ini bukan sekadar agenda hiburan, tetapi menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Namosain untuk menunjukkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman.
"Kami berbeda, tetapi kami memiliki satu rasa, satu hati untuk memberikan yang terbaik bagi wilayah Namosain. Festival ini adalah bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung program Pemerintah Kota Kupang sekaligus mempererat persatuan dan persaudaraan," ujarnya.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan karnaval budaya yang mengambil start di Lapangan Sepak Bola TNI AL dan diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Selama tiga hari pelaksanaan festival, masyarakat disuguhkan beragam pertunjukan budaya, mulai dari tarian tradisional, tari kreasi baru yang berakar pada budaya lokal, penampilan lagu-lagu daerah, hingga hiburan rakyat yang melibatkan anak-anak, pelajar, pemuda, dan orang dewasa sebagai upaya melestarikan budaya kepada generasi penerus.
Bertha juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan Festival Budaya Tingkat Kelurahan Namosain didukung oleh berbagai pihak. Pendanaan kegiatan bersumber dari Pemerintah Kota Kupang, Pegadaian Cabang Kupang, para donatur, serta sumber lain yang sah dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Kupang yang telah berkenan hadir membuka festival. Menurutnya, kehadiran Wali Kota menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat Namosain.
"Kami sadar bahwa kami bukan yang terbaik, tetapi kami tetap anak-anak yang membutuhkan perhatian dari bapaknya," ungkap Bertha yang disambut tepuk tangan para hadirin.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Komandan Lantamal VII Kupang atas dukungan penggunaan lokasi dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Namosain. Apresiasi turut diberikan kepada tokoh masyarakat Martin Linggu, Camat Alak, para anggota DPRD Provinsi NTT dan DPRD Kota Kupang, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW, panitia, serta seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan festival.
Bertha juga memberikan penghargaan kepada para guru dan siswa, termasuk peserta dari MIN Namosain dan MIS Fathul Mubin, yang tampil memeriahkan karnaval serta pertunjukan budaya selama festival berlangsung.
Mengakhiri laporannya, Bertha memohon doa dan dukungan agar seluruh rangkaian Festival Budaya Tingkat Kelurahan Namosain Tahun 2026 berjalan lancar dan membawa manfaat bagi pelestarian budaya serta mempererat persaudaraan masyarakat.
Ia kemudian mempersilakan Wali Kota Kupang untuk menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Festival Budaya Tingkat Kelurahan Namosain Tahun 2026.**usgo



