Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Hukum dan Kriminal

Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Maumere – Sebuah pengakuan yang lama terpendam akhirnya terungkap dan mengguncang keluarga di Kabupaten Sikka. Seorang siswi SMA berusia 16 tahun diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang pria berinisial AL, yang masih memiliki hubungan keluarga dengannya.

Kasus ini kini ditangani Polres Sikka setelah keluarga korban secara resmi melaporkan dugaan peristiwa tersebut pada Selasa (2/6/2026).

Paman korban, Herman, mengungkapkan bahwa dugaan peristiwa itu terjadi pada akhir Mei 2026 di sebuah rumah kos di wilayah Wailiti, Kecamatan Alok Barat.

Menurut Herman, korban yang selama ini bersekolah di Kota Maumere awalnya hendak pulang ke kampung halamannya di Kecamatan Hewokloang saat masa libur sekolah. Namun karena pertimbangan jarak dan aktivitas belajar yang akan segera dimulai kembali, korban sementara waktu tinggal di tempat kos milik terlapor.

Saat itu, istri AL yang juga merupakan kakak kandung korban sedang berada di kampung untuk urusan keluarga. Korban kemudian tinggal bersama terlapor di rumah kos tersebut.

Tak ada yang menyangka, di tempat yang dianggap aman itu, korban diduga mengalami peristiwa yang meninggalkan luka mendalam. Korban memilih memendam semuanya seorang diri. Ketakutan, tekanan psikologis, dan kebingungan membuatnya bungkam selama beberapa waktu.

Kebenaran mulai terungkap setelah korban pulang ke kampung halaman. Dalam kondisi menjalani perawatan akibat kecelakaan motor yang dialaminya saat perjalanan pulang, korban akhirnya memberanikan diri menceritakan apa yang dialaminya kepada keluarga.

“Ponakan saya awalnya tidak langsung bercerita kepada orang tuanya karena takut dan mengalami tekanan psikologis,” ujar Herman kepada wartawan.

Pengakuan tersebut membuat keluarga terpukul. Mereka segera mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus itu ke aparat kepolisian. Laporan awal sempat disampaikan ke Polsek Bola sebelum akhirnya diteruskan ke Polres Sikka dan ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Bagi keluarga, perkara ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga perjuangan untuk memulihkan kondisi korban yang masih berusia anak dan sedang menghadapi trauma berat.

“Kami berharap perkara ini ditangani secara serius dan korban mendapatkan pendampingan selama proses hukum berlangsung,” tegas Herman.

Informasi yang diperoleh keluarga menyebutkan bahwa penyidik telah melakukan klarifikasi awal terhadap terlapor dan menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap korban serta sejumlah saksi.

Kasus ini kembali menjadi alarm keras bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih dapat terjadi di lingkungan terdekat **ah

Baca Juga
Tag:
  • Hukum dan Kriminal
Bagikan:
Berita Terkait
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita Terbaru
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal










Terpopuler
  • Nama Dicatut dan Disudutkan di Media Sosial, Warga Watuliwung Siapkan Laporan ke Polres Sikka

  • Menolong Persalinan di Tengah Laut, Bidan Muda Sikka Terima Penghargaan Kemanusiaan

  • Viktor Dethan Timnas Indonesia Pulang ke Kampus, San Pedro Dorong Potensi Anak Muda NTT

  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

  • Keluarga Korban Soroti Kinerja Polres Sikka, Tores Wodon: Jangan Tunggu Viral Baru Bergerak

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.