KUPANG – Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dan penguatan solidaritas masyarakat melalui penyelenggaraan festival budaya di tingkat kelurahan.
Hal itu disampaikan Christian Widodo saat menghadiri Festival Budaya di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Senin (25/05/2026).
Dalam keterangannya kepada media, Wali Kota Kupang mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Kupang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 juta untuk mendukung kegiatan festival budaya di setiap kelurahan.
“Tujuan event seperti ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi ajang silaturahmi untuk meningkatkan solidaritas, melestarikan budaya, sekaligus menghidupkan UMKM masyarakat,” ujar Christian.
Menurutnya, festival budaya juga menjadi sarana penting untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah. Ia menegaskan bahwa budaya bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga “pinjaman” dari anak cucu yang harus dijaga bersama.
“Budaya itu bukan hanya warisan dari leluhur kita, tetapi pinjaman dari anak cucu kita. Karena itu harus dijaga baik-baik supaya bisa kita wariskan kembali ke generasi berikutnya,” tegasnya.
Christian juga menyinggung kondisi efisiensi anggaran yang dialami Pemerintah Kota Kupang tahun ini, di mana terjadi pemotongan anggaran hingga Rp24 miliar. Meski demikian, ia menilai semangat kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan.
“Kalau mau jalan cepat kita bisa jalan sendiri, tapi kalau mau jalan jauh kita harus jalan bersama-sama. Kota Kupang ini mau dibangun untuk ratusan tahun ke depan, jadi semua elemen masyarakat harus bergabung,” katanya.
Dalam suasana penuh keakraban, Christian mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Kelurahan TDM karena pernah tinggal di wilayah tersebut sebelum menjabat sebagai wali kota.
“Saya datang ke sini bukan sebagai tamu, tetapi sebagai tuan rumah yang pulang ke rumahnya sendiri,” ungkapnya disambut tepuk tangan warga.
Pada kesempatan itu, Christian juga menyampaikan bantuan Rp20 juta untuk perbaikan lapangan olahraga masyarakat di wilayah tersebut. Bantuan tersebut disebut akan disalurkan melalui dana hibah pemerintah.
Tak hanya itu, ia juga memberikan bantuan pribadi untuk pengurusan akta notaris bagi dua sanggar tari di Kelurahan TDM. Bantuan serupa turut didukung Muhammad Ramli anggota DPRD Kota Kupang dan pihak Sponsor dari Yayasan Luna, Roy Bulan sebagai bentuk kolaborasi membantu komunitas seni dan budaya lokal.
Selain menjaga budaya, Christian mengajak seluruh ASN dan masyarakat yang hadir untuk mendukung pelaku UMKM dengan membeli produk-produk yang dijual selama festival berlangsung.
“UMKM harus hidup. Kalau ada yang jual makanan Rp5 ribu atau Rp10 ribu, mari kita bantu supaya laku,” ajaknya.
Festival Budaya Kelurahan TDM berlangsung meriah dengan penampilan sanggar tari, pelaku UMKM lokal, serta partisipasi aktif warga setempat yang memadati lokasi kegiatan hingga malam hari. **go

