Denpasar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Rakyat (PGR) Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk menjalankan aktivitas politik yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan bangsa, serta menghormati budaya dan kearifan lokal masyarakat Bali.
Ketua DPW Partai Gerakan Rakyat Provinsi Bali, I Gede Oka Suanda Yudara, mengatakan PGR hadir sebagai partai politik yang mengusung semangat kebangsaan, inklusivitas, dan keterbukaan dalam membangun demokrasi yang sehat dan konstruktif.
“Partai Gerakan Rakyat di Bali berkomitmen menjadi wadah politik yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan nasional, serta menghormati budaya dan kearifan lokal masyarakat Bali sebagai bagian dari identitas bangsa,” ujar Oka Suanda Yudara.
Menurutnya, saat ini PGR Bali masih dalam tahap konsolidasi internal organisasi, terutama dalam pembentukan struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan di seluruh wilayah Bali. Proses tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan kelembagaan partai menjelang agenda politik nasional mendatang.
Ia menegaskan, PGR Bali menolak segala bentuk politik identitas, intoleransi, maupun narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.
“PGR hadir sebagai partai nasionalis yang terbuka untuk seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan. Kami ingin menghadirkan politik yang sejuk, inklusif, dan membangun,” tambahnya.
Selain fokus pada penguatan organisasi internal, PGR Bali juga berencana melaksanakan deklarasi resmi setelah proses legalitas partai secara nasional rampung. Deklarasi tersebut nantinya menjadi momentum pengenalan organisasi kepada masyarakat luas.
PGR Bali berharap kehadirannya dapat menjadi ruang partisipasi politik yang sehat, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, daerah, dan bangsa. *ah

