Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Pendidikan

Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:


KUPANG, 5 Mei 2026 — Suasana Aula lantai 3 SMA Katolik Giovanni Kupang tampak berbeda. Tidak ada sorak sorai berlebihan. Yang terasa justru hening, reflektif, dan penuh makna.

Di tempat inilah, kelulusan 340 siswa Angkatan ke-61 diumumkan—dalam rangkaian acara Pelepasan dan Penganugerahan Medali Alumni.

Namun yang membuatnya istimewa bukan sekadar angka kelulusan 100 persen, melainkan pesan kuat di balik tema: “LUCEAT LUX VESTRA” (Melangkah Pasti, Memancarkan Terang di Setiap Jejak).

Tema ini menjadi arah hidup bagi para lulusan, bahwa mereka dipanggil untuk menjadi terang, bukan sekadar berhasil.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan, Guido Umbu Yami, menyampaikan pesan yang menggugah: “Tetaplah setia pada nilai kebenaran. Jangan biarkan kegagalan menghentikan langkah kalian.” Ia juga mengingatkan bahwa setiap langkah hidup harus menjadi jejak kebaikan bagi sesama.

Bagi sekolah ini, kelulusan bukan pelepasan biasa. Para siswa dianggap sebagai utusan nilai, membawa integritas, spiritualitas, dan kepemimpinan ke dunia luar.

Keunggulan sistem juga terlihat dari capaian individu. Sepuluh siswa dengan nilai tertinggi menjadi representasi nyata kualitas pendidikan: Gervasya Valensy Hedlin Mau, Yohanes Paulus Sani Doondori, Avrill Raqhuel Malelak, Hedellyn Christyn Cynara Pareira, Rakhasyah Fidel Farrel Xavier De Angelis Fallo, Maria Yasintha Mazarelis Heldies, Yosafat Jimmy Ivander Dethan, I Ketut Krishna Mahendra, Santa Maria Naqamori Seluru, Sparta Arvil Gerald Lewen.

Mereka bukan hasil kebetulan, tetapi buah dari disiplin dan proses panjang. Keberhasilan ini tidak berdiri sendiri. Peran orang tua, guru, dan sekolah berpadu dalam satu visi.

Ketua Komite, Marius Ardu Jelamu, turut hadir dalam momentum ini sebagai bagian dari dukungan penuh terhadap sistem pendidikan yang dijalankan.

Di tengah dunia yang sering mengejar hasil instan, SMA Katolik Giovanni Kupang justru menunjukkan hal sebaliknya: Bahwa ketekunan, disiplin, dan nilai hidup yang kuat akan selalu melahirkan terang.

Dan dari Kupang, terang itu kini siap menyebar ke mana pun para lulusan melangkah. **(go)

Baca Juga
Tag:
  • Pendidikan
Bagikan:
Berita Terkait
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
Berita Terbaru
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal










Terpopuler
  • Polisi Telusuri Jejak Remaja Hilang di Sikka, Pakaian Ditemukan di Gudang TK

  • Putra Flores NTT, Prof. Dr. Ir. Fransiskus Xaverius Dako Dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Kehutanan Sosial

  • Lulusan STIKUM Diminta Jadi Pembela Keadilan, Bukan Sekadar Penghafal Pasal

  • Direktur STIKUM Prof. Yohanes Usfunan: "Kebebasan Berekspresi Harus Dibatasi demi Menjaga Martabat dan Ketertiban Umum," Orasi Ilmiah Wisuda Sarjana Hukum

  • Kasus Dugaan Korupsi Ayam KUB di Sikka Mandek, Kejari: Berkas Tiga Kali Dikembalikan, Penyidik Belum Penuhi Petunjuk Jaksa

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.