Scroll untuk melanjutkan membaca
BREAKING NEWS
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Nasional

Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

PALU  – Di tengah ketidakstabilan geopolitik global yang kian memanas, Nusron Wahid menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi prioritas utama nasional. Untuk itu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membatasi alih fungsi lahan sawah maksimal hanya 11 persen dari total Lahan Baku Sawah (LBS).

Kebijakan ini berarti sekitar 89 persen lahan sawah wajib dilindungi demi menjamin ketersediaan pangan nasional di tengah ancaman krisis global.

“Dalam situasi dunia seperti ini, yang paling gawat adalah pangan dan energi. Jangan sampai kita punya uang, tapi tidak ada pangan yang bisa dibeli,” tegas Nusron Wahid saat Rapat Koordinasi bersama pemerintah daerah se-Sulawesi Tengah di Palu, Rabu (01/04/2026).

Menurutnya, langkah pembatasan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya di sektor pangan yang sangat rentan terhadap gejolak global.

Kebijakan tersebut merupakan turunan dari Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025, yang mengharuskan minimal 87 persen dari total lahan sawah ditetapkan sebagai Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B).

“Jika LP2B mencapai 87 persen, ditambah kebutuhan infrastruktur dan cadangan, maka total sekitar 89 persen lahan harus dilindungi,” jelasnya.

Namun, implementasi kebijakan ini di Sulawesi Tengah masih menghadapi tantangan. Saat ini, capaian LP2B di tingkat provinsi baru sekitar 68 persen, sementara di tingkat kabupaten/kota bahkan masih berada di angka 41 persen—jauh dari target nasional.

Meski demikian, pemerintah tetap membuka ruang alih fungsi lahan dalam kondisi tertentu dengan persyaratan ketat, termasuk kewajiban mengganti lahan hingga tiga kali lipat untuk sawah dengan irigasi teknis.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ATR/BPN juga menyerahkan 103 sertipikat Hak Pakai kepada delapan kabupaten/kota di Sulawesi Tengah sebagai bagian dari penguatan aset pemerintah daerah.

Rakor tersebut turut dihadiri Anwar Hafid bersama para kepala daerah se-Sulawesi Tengah, serta jajaran pejabat Kementerian ATR/BPN.

Langkah tegas ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak ingin mengambil risiko di tengah ketidakpastian global, dengan memastikan sektor pangan tetap aman dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia. **JM/YZ



Baca Juga
Tag:
  • Nasional
Bagikan:
Berita Terkait
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
Berita Terbaru
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
  • Geopolitik Global Memanas, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Batasi Alih Fungsi Sawah Demi Selamatkan Ketahanan Panga
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal




Terpopuler
  • Kinerja Bupati Kupang Dinilai 3 dari 10, Kordum IPF Sherly Tade Soroti Rapat di Maxx Coffee Saat Gaji P3K Belum Dibayar

  • Ketua DPW PSI NTT dr. Christian Widodo Luncurkan Ambulance Jenazah untuk Warga Kota Kupang, Dibeli dari Dana Pribadi

  • Wali Kota Kupang Bertemu Uskup Maumere, Pulang Kampung, Pulang Nilai

  • Pj Watumerak Yan Boy Turun Tangan Bantu Lansia Terdampak, Sindir Keras Pemdes Nenbura yang Bungkam

  • Kejahatan di Bali: Pria Takari Kupang Ditangkap Setelah Perkosa WNA China di Semak-Semak

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.