Hebner Dakabesy ke SMKN 2 Kupang, Siap Benahi Sistem dari Akar

KUPANG, MUTIARA TIMUR – Sosok Hebner Dakabesy langsung menunjukkan gebrakan usai dipercaya menakhodai SMKN 2 Kupang. Tidak ingin berjalan di tempat, ia menegaskan komitmen untuk membenahi sistem sekolah secara menyeluruh dan terukur.

Hebner Dakabesy resmi dilantik sebagai Kepala SMKN 2 Kupang oleh Gubernur NTT dalam agenda pelantikan kepala sekolah di Aula Eltari Kupang, Rabu (25/3/2026).

Tak butuh waktu lama, ia langsung menegaskan arah kepemimpinannya: pembenahan total berbasis identifikasi masalah nyata di lapangan.

“Langkah pertama adalah identifikasi persoalan, lalu refleksi bersama untuk menemukan akar masalah,” tegasnya.

Menurut Hebner, perubahan tidak bisa dilakukan secara instan atau sekadar tambal sulam. Ia memilih pendekatan sistematis dengan memetakan persoalan terlebih dahulu agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.

Pendekatan ini diyakini menjadi fondasi penting agar SMKN 2 Kupang tidak hanya bergerak, tetapi benar-benar berubah.

Dalam programnya, menurut Hebner akan menetapkan tiga prioritas utama: Penguatan karakter siswa, Peningkatan kualitas pembelajaran dan Pengembangan kewirausahaan berbasis sekolah.

Ia bahkan mendorong lahirnya program kreatif seperti olshop sekolah dan produk mandiri siswa sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual. 

Langkah ini menegaskan bahwa sekolah tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga membentuk karakter dan kemandirian peserta didik.

Hebner juga menolak pola kepemimpinan satu arah. Ia menegaskan bahwa perubahan hanya bisa terjadi jika seluruh elemen sekolah terlibat.

“Tidak bisa kerja sendiri, semua harus duduk bersama,”ujarnya.

Karena itu, ia berkomitmen merangkul guru dan stakeholder pendidikan untuk bersama-sama merancang program strategis ke depan.

Sebelum dipercaya memimpin SMKN 2 Kupang, Hebner diketahui pernah bertugas di SMKN 5 Kupang.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting, terutama dalam membangun budaya kerja kolaboratif dan lingkungan sekolah yang solid.

Ia menyebut nilai kebersamaan yang ia bangun sebelumnya akan diterapkan kembali di tempat tugas barunya.

Kepemimpinan baru ini menjadi momentum penting bagi SMKN 2 Kupang. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas pendidikan vokasi, sekolah kini berada di titik krusial: bertahan dengan pola lama atau bertransformasi. Karena itu Hebner memilih jalan perubahan.

“Perubahan tidak datang dari wacana, tetapi dari keberanian mengambil langkah,” menjadi pesan kuat yang menandai awal kepemimpinannya. 

Dengan komitmen pembenahan dari akar, kolaborasi tim, dan fokus pada karakter serta kemandirian siswa, publik kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan Hebner Dakabesy dalam membawa SMKN 2 Kupang menuju arah yang lebih progresif. **go



Iklan

Iklan