Kupang - Ikatan Keluarga Besar Riung (IKBR) Kupang dibawah kepemimpinan Dr. Silvester Tena, ST, MT yang diberi amanat sebagai ketua sejak Januari 2026 lalu terus melakukan berbagai terobosan positif. Salah satunya yang dilakukan pada hari Selasa (24/3) melalui aksi berbagi kasih untuk 2 panti asuhan yang berada di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Aksi peduli ini juga untuk memaknai momentum Idul Fitri dan Paskah 2026.
Keluarga besar Riung terbagi dalam dua tim. Ada yang berkunjung ke Panti Asuhan St. Louis De Monfort yang terletak di Kelurahan Sikumana Kota Kupang. Panti asuhan ini dikelola oleh para suster dari Kongregasi Putri Reinha Rosari (PRR) di bawah naungan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Bunda Pembantu Abadi. Jumlah anak panti di tempat ini sebanyak 75 orang, yang terdiri dari 35 orang laki-laki dan 40 perempuan. Semua anak panti yang diasuh para suster PRR ini bersekolah mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan bahkan ada yang sedang kuliah. Anak-anak panti ini berasal dari Kabupaten TTS, TTU, Malaka, Belu, Ende, Manggarai.
Keluarga Riung yang datang ke Panti Asuhan St. Louis De Monfrot ini diwakili oleh Bapak Bruno Paskalis, Paul Mada, Rian Mana, Ibu Ernie Yasinta, Boni Sapang. Tim membawa sembako dan kebutuhan anak panti. Kehadiran tim IKBR disambut langsung oleh pemimpin Panti Asuhan St. Louis De Monfort, Suster Stanisia, PRR dan beberapa anak panti. Mewakili tim, Bapak Bruno Paskalis menyampaikan tujuan kehadiran IKBR untuk berbagi kasih dan berbagi kepedulian dengan anak-anak panti. Beliau juga menjelaskan secuil tentang profil IKBR kepada para pengasuh panti. “Kami tidak membawa banyak. Tetapi yang ada saat ini adalah bentuk kasih kami warga IKBR untuk anak panti. Kami selalu mendukung dan mendoakan para suster dan anak-anak panti di sini.”
Pada kesempatan yang sama, suster Stanisia menyampaikan terima kasih atas kepedulian Ikatan Keluarga Besar Riung di Kupang bagi anak-anak panti. “Terima kasih banyak untuk kepedulian ini. Kami di sini mengasuh 75 anak panti yang membutuhkan banyak perhatian. Kami percaya selalu ada tangan terulur dan hati yang terbuka untuk anak-anak ini, termasuk pagi ini dari keluarga IKBR.”
Kasih Mengalir di Batakte
IKBR Kupang juga melakukan aksi berbagi kasih di Pondok Pesantren Hidayatullah Batakte – Kabupaten Kupang. Ponpes ini mengasuh dan mendidik santri setingkat MTs dan MA yg berasal dari seluruh daerah di NTT seperti Ende, Sikka, Nagekeo, Ngada, khususnya Riung. Anak Ponpes terbanyak dari Flotim. Jumlah santri sebanyak 100 orang, diantaranya 57 perempuan. Sebagian besar penghuni Ponpes adalah anak-anak yatim dan anak dari keluarga tidak mampu. Sebagian santri juga dipersiapkan untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, dengan catatan harus mengabdi 4 sampai 5 tahun di Ponpes ini.
Kedatangan keluarga besar IKBR diterima oleh Bapak Nurdin Potok yang juga putra Riung. Di ponpes Hidayatullah ini juga ada dua orang Riung yang mengabdi sebagai guru dan pengasuh santri. Mereka menjadi guru pada jam sekolah pukul. 07.00-14.30, selanjutnya bertindak sebagai pengasuh. Seorang pengasuh menangani 10 sampai 15 santri. Bapak Nurdin menyampaikan terima kasih banyak atas kepedulian IKBR Kupang bagi pondok pesantren Hidayatullah. “Pertemuan pagi ini semacam reuni keluarga besar Riung. Saya berbahagia sekali hari ini dikunjungi oleh saudara-saudariku dari Riung yang berdomisili di Kota Kupang. Ini menjadi dorongan dan kekuatan bagi kami di sini untuk terus melayani anak-anak pondok pesantren.”
Turut hadir dalam tim, dewan pembina IKBR Kupang, bapak Anwar Gemar dan keluarga, Haji Jabalnur Kanda, Marsel Tika, Marsel Mulu, Hendrik Rindu dan Tebaldus Waso. Keluarga IKBR berbagi bantuan sembako dan kebutuhan anak-anak ponpes.
Ketua IKBR Kupang, Dr. Silvester Tena menyampaikan terima kasih untuk dukungan orang tua, pembina, dan semua pengurus. “Aksi sosial ini sebagai wujud kepedulian IKBR kepada sesama yg membutuhkan khususnya di Panti Asuhan. Kita diajak untuk tetap semangat memberi karena sudah banyak mendapatkan rahmat dari-Nya. Yang memberi banyak tak akan berkekurangan dan memberi sedikit juga tidak berkelebihan. Mari kita tetap memberi dengan sukacita dan tanpa kesedihan hati.”
Mengakhiri kunjungan kasih ini, Ketua IKBR berharap kiranya Tuhan menganugerahkan kesehatan, kebijaksanaan dan berkat agar tetap bersama dalam IKBR untuk mewujudkan berbagai program-program sederhana, namun berdampak bagi kita dan sesama. “Ini bukan pertama dan terakhir. IKBR Kupang akan terus lakukan kepedulian-kepedulian kecil yang berdampak.” Aksi berbagi kasih IKBR ini juga didukung oleh Koperasi Sa’Nai, yang merupakan koperasi milik anggota IKBR Kupang. ** (IL).
