Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • alih fungsi lahan
  • kebijakan darurat lahan pertanian
  • Kementerian ATR/BPN
  • ketahanan pangan nasional
  • Menteri ATR/BPN
  • Nusron Wahid
  • perlindungan LP2B
  • sawah menyusut
  • swasembada pangan
  • Tata Ruang

Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

 


Jakarta — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, Senin (2/2/2026) menegaskan akan menerapkan kebijakan darurat perlindungan lahan pertanian sebagai langkah strategis menjaga keberlanjutan sawah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul masih terjadinya penyusutan lahan sawah akibat alih fungsi yang tidak terkendali di berbagai daerah. Pemerintah, melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, berkomitmen memperketat perlindungan terhadap Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) agar tidak mudah dikonversi untuk kepentingan non-pertanian.

Menurut Nusron Wahid, pengendalian alih fungsi lahan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas produksi pangan nasional. Jika penyusutan sawah terus dibiarkan, maka target swasembada pangan bisa terancam. Karena itu, kebijakan darurat ini akan difokuskan pada penguatan regulasi, sinkronisasi tata ruang, serta pengawasan ketat terhadap izin pemanfaatan lahan.

“Kita tidak boleh lengah. Lahan sawah adalah fondasi ketahanan pangan. Kalau terus berkurang, dampaknya langsung terasa pada produksi dan ketersediaan pangan nasional,” tegasnya.

Kementerian ATR/BPN juga mendorong pemerintah daerah untuk konsisten menetapkan dan mempertahankan LP2B dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW). Sinergi pusat dan daerah dinilai penting agar perlindungan lahan pertanian berjalan efektif dan berkelanjutan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mendukung swasembada pangan nasional, sekaligus menjawab tantangan peningkatan kebutuhan pangan di tengah pertumbuhan penduduk dan tekanan pembangunan.

Dengan kebijakan darurat ini, diharapkan laju penyusutan sawah dapat ditekan dan keberlanjutan lahan pertanian tetap terjaga demi kepentingan generasi mendatang. *(go)

.

Baca Juga
Tag:
  • alih fungsi lahan
  • kebijakan darurat lahan pertanian
  • Kementerian ATR/BPN
  • ketahanan pangan nasional
  • Menteri ATR/BPN
  • Nusron Wahid
  • perlindungan LP2B
  • sawah menyusut
  • swasembada pangan
  • Tata Ruang
Bagikan:
Berita Terkait
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
Berita Terbaru
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
  • Sawah Terus Menyusut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terapkan Kebijakan Darurat Lindungi Lahan Pertanian
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Terpopuler
  • Mengabdi Sejak 2006 di Kojadoi, Guru PNS Pertanyakan Status dan Dugaan Hilangnya SK

  • Gaji Rp150 Ribu, Jalan 6 Km Setiap Hari: 11 Tahun Pengabdian Guru SDK Wukur Akhirnya Dilirik Manto Eri

  • Jukir Maumere Keluhkan Upah di Bawah UMK, Soroti Kebijakan Pengelolaan Parkir oleh Vendor

  • Forum Rumah Rakyat Kecil Kecam Penggusuran di Ende, Desak Solusi Kemanusiaan

  • Di Balik 100% Kelulusan, Ini Makna “LUCEAT LUX VESTRA” yang Menggetarkan dari SMA Giovanni Kupang

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.