Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • 796 mahasiswa Kupang
  • Flotirosa NTT Joy Sadipun
  • ijazah PNK bermasalah
  • Kasus ijazah Politeknik Negeri Kupang
  • Ombudsman NTT investigasi ijazah
  • pelanggaran HAM kampus Kupang

Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Kupang, NTT – Polemik kasus ijazah yang menimpa 796 mahasiswa Politeknik Negeri Kupang (PNK) menuai sorotan tajam. Ketua Ikatan Paguyuban Flotirosa NTT, Joy Sadipun, menegaskan bahwa permasalahan ini bukan sekadar pelanggaran administrasi oleh pihak kampus, melainkan sudah masuk kategori pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

 “Mahasiswa sudah melaksanakan kewajibannya. Maka sudah sepantasnya mereka mendapatkan haknya. Sejak tahun 2021 hingga 2025, para alumni Politeknik Negeri Kupang kehilangan kesempatan dan peluang kerja, tidak bisa bersaing dengan kampus lain di Kota Kupang,” tegas Joy, Selasa (10/9/2025).

Menurut Joy, persoalan ini menjadi preseden buruk bagi citra kampus di mata publik. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan vokasi tersebut.

Atas nama mahasiswa dan orang tua, Joy menyampaikan tuntutan agar pihak kampus segera menyelesaikan masalah ijazah tersebut. Jika tidak, pihaknya mengancam akan melakukan aksi penyegelan kampus.

Selain itu, Joy juga mendesak Ombudsman NTT untuk turun tangan melakukan investigasi menyeluruh agar ada kepastian hukum dan jaminan hak bagi para alumni.

“Kami mohon Ombudsman segera mengusut persoalan ini. Jangan biarkan mahasiswa dan orang tua korban menanggung kerugian lebih besar,” tambahnya.

Kasus ijazah 796 mahasiswa Politeknik Negeri Kupang ini kini menjadi sorotan publik NTT dan diprediksi akan terus berkembang jika kampus tidak segera memberikan solusi konkret. *(go)




Baca Juga
Tag:
  • 796 mahasiswa Kupang
  • Flotirosa NTT Joy Sadipun
  • ijazah PNK bermasalah
  • Kasus ijazah Politeknik Negeri Kupang
  • Ombudsman NTT investigasi ijazah
  • pelanggaran HAM kampus Kupang
Bagikan:
Berita Terkait
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
Berita Terbaru
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
  • Kasus Ijazah 796 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang, Ketua Flotirosa NTT: “Ini Bukan Pelanggaran Administrasi, Tapi Pelanggaran HAM”
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal









Terpopuler
  • Janda Lansia di Dusun Hepang Bertahan di Rumah Bambu Lapuk yang Nyaris Roboh

  • Nama Dicatut dan Disudutkan di Media Sosial, Warga Watuliwung Siapkan Laporan ke Polres Sikka

  • Menolong Persalinan di Tengah Laut, Bidan Muda Sikka Terima Penghargaan Kemanusiaan

  • Viktor Dethan Timnas Indonesia Pulang ke Kampus, San Pedro Dorong Potensi Anak Muda NTT

  • Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa SMP oleh Oknum Polisi Masuk Sidang Etik, Keluarga Korban: Jangan Berhenti di Kode Etik

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.