Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda

Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

 


Kupang — DALAM sambutan peringatan HUT ke-15 RSUD S.K. Lerik, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan komitmennya terhadap perlindungan hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan, melalui program Dana Pengamanan Pasien senilai Rp3 miliar per tahun. Dana ini disiapkan khusus untuk menjamin penanganan pasien dalam kondisi gawat darurat yang tidak memiliki jaminan kesehatan aktif atau identitas administrasi lengkap.

"Saya tidak ingin lagi mendengar ada pasien kritis yang ditolak atau tertunda penanganannya hanya karena masalah administrasi. KTP terbakar, KK hilang, kartu BPJS mati—itu semua tidak boleh lagi menjadi alasan mengabaikan nyawa,” tegas Wali Kota di aula rumah sakit Jumat, (1/8).

Program ini, lanjutnya, sudah berjalan dan terbukti menyelamatkan nyawa. Namun masih banyak masyarakat maupun petugas lapangan yang belum memahami mekanisme dan batasan program. Oleh karena itu, momentum ulang tahun RSUD S.K. Lerik dimanfaatkan untuk sosialisasi masif, agar seluruh lapisan—dari rumah sakit hingga puskesmas dan posyandu—memiliki pemahaman yang sama.

“Ini hanya untuk kondisi gawat darurat. Bukan untuk keluhan ringan seperti batuk atau periksa biasa. Tapi kalau sudah sekarat, datang ke IGD, langsung ditangani tanpa tanya-tanya berkas. Itu perintah,” ujarnya disambut tepuk tangan.

Wali Kota juga menggarisbawahi bahwa dana ini akan dipastikan selalu tersedia minimal Rp3 miliar setiap tahun. Jika saldo terpakai, maka di akhir tahun akan diisi kembali. Dana ini bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT) dalam APBD Pemerintah Kota Kupang.

Lebih lanjut, ia juga menyentil pihak-pihak yang dulu meragukan atau bahkan menertawakan ide ini. "Waktu saya gagas ini dulu, banyak yang anggap enteng. Tapi saya terus perjuangkan. Hari ini terbukti bisa. Kita tidak hanya omong, kita tunjukkan,” kata dokter Christian Widodo dengan penuh keyakinan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran RSUD S.K. Lerik, termasuk Direktur, Dewan Pengawas, Tim Cold Blue, Komite Medik, Keperawatan, hingga satuan pengawas internal, yang menurutnya telah menunjukkan semangat pembenahan nyata.

 “Saya yakin RSUD ini akan jadi rumah sakit terbaik di Kota Kupang. Kalau tidak di zaman saya, mungkin setelah saya. Tapi pondasinya sudah kita bangun hari ini,” ujarnya optimistis.

Tak ketinggalan, media massa juga mendapat pujian khusus dari Wali Kota. “Teman-teman wartawan adalah bagian dari perjalanan ini. Tanpa kalian, kabar baik seperti ini tidak sampai ke seluruh warga. Kalau kita sendiri hanya setetes air, tapi kalau kita bersama, kita adalah samudra,” tutupnya.

Dengan semangat HUT ke-15 RSUD S.K. Lerik, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen melanjutkan langkah-langkah konkret untuk mewujudkan layanan kesehatan yang adil, cepat, dan manusiawi, dengan prinsip utama: nyawa tidak boleh tersandera oleh persoalan administrasi. *(go)

Baca Juga
Bagikan:
Berita Terkait
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
Berita Terbaru
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
  • Wali Kota Kupang Tegaskan Dana Pengamanan Pasien Rp3 M Tiap Tahun: ‘Tak Boleh Ada Nyawa Hilang karena Administrasi!’"
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal










Terpopuler
  • Kuasa Hukum Lapor Penyidik ke Propam, Soroti Dugaan Pelanggaran KUHAP Kasus BBM

  • Satgas Pajak Turun ke SPBU, Antrean BBM Subsidi di Empat Titik Sikka Mendadak Lengang

  • 22 Tahun Divina Providentia Kupang, Menabur Iman, Mendidik Generasi, Merawat Keutuhan Ciptaan

  • Barang Bukti Kapal Menghilang dari Pelabuhan Wuring, Kasus Solar Subsidi Mandek

  • Tanah Tak Terpisahkan dari Budaya, Seminar IAKN Kupang Hasilkan Rekomendasi bagi Kota Kupang

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.