Masyarakat Wae Sano dan Golo Kempo Sano Nggoang Mabar, Dukung Program Pemerintah dan Jaga Kamtibmas Selama KTT ASEAN SUMMIT

Mutiara-timur.com// RASA bangga penuh haru serta apresiasi luar biasa oleh masyarakat Labuan Bajo kepada pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Ir. H. Joko Widodo atas kepercayaan Labuan Bajo sebagai tuan rumah enyelenggaraan KTT Asean SUMMIT 2023.

Rasa Bangga dan apresiasi luar biasa itu disampaikan langsung oleh masyarakat kampung Taal, Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, ketikaa konfirmasi oleh tim media ini di Labuan Bajo (9/5).

Kebahagiaan masyarakat Labuan Bajo atas kepercayaan sebagai tuan rumah tersebut, sehingga mereka mendukung penuh segala program pembangunan yang digagas pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, dan siap untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama hajatan internasional ASEAN SUMMIT ke-42 di Labuan Bajo.

“Kami siap mendukung semua program pembangunan pemerintah menuju masyarakat sejahtera, dan menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan damai saat penyelenggaraan KTT Asean Summit ke-42 di Labuan Bajo”.

Dukungan penyelenggaraan KTT ASEAN SUMMIT juga disampaikan oleh masyarakat kampung Nunang, Desa Waesano dan Desa Golo Kempo Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, untuk bersama mendukung semua program Pemerintah dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai pada saat pelaksanaan KTT ASEAN SUMMIT ke-42 di Labuan Bajo. 

Diwaktu terpisah, dukungan yang sama juga disampaikan oleh Maximus Naman selaku Tua Golo Kampung Adat Nunang, Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat. 

Bapak Maximus  Naman juga sebagai Tua Golo mengungkapkan untuk menjaga ketertiban masyarakatnya. Ia juga mengungkapkan terkait warga yang melakukan penolakan terhadap rencana pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) atau Geothermal hanya segelintir orang yang menolak bukan masyarakat umum.

Beliau menegaskan, walaupun adanya pro dan kontra terkait rencana pembangunan proyek tersebut, warganya tetap hidup berdampingan dan aman. Bahkan dalam urusan adat pun berjalan seperti biasa, "tidak ada hubungannya dengan geothermal" unkpa Maximus Naman.

Sebagai Tua Golo, Maximus Naman menyayangkan adanya pemberitaan negatif yang diberitakan diberbagai media massa, yang mana pemberitaan yang ditulis tidak sesuai dengan fakta dilapangan. 

"Jangan memperalat masyarakat untuk kepentingan siapapun selain untuk kebenaran dan kebaikan warga Desa Waesano". Pinta Maximus Naman.

Selain disampaikan oleh tokoh masyarakat, hal yang sama juga dikatakan Alfonsius Alfon selaku Camat Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat. Menurutnya  KTT ASEAN SUMMIT merupakan hajatan Internasional, maka sebagai daerah tujuan wisata kita tunjukan keramahan baik secara personal maupun sosial kepada seluruh masyarakat dunia, bahwa labuan bajo merupakan tempat yang nyaman dan bersahabat bagi seluruh umat manusia dari berbagai penjuru dunia. 

“Daerah kita semakin maju, maka kita harus mampu melihat peluang-peluang atau kesempatan. Tentu, bicara tentang peluang berarti ada tantangan. Karena itu jangan pesimis, pelihara optimis  dan teruslah mengasah diri. Jika hari ini kita belum berperan secara maksimal, maka teguhkan harapan bahwa pada masa mendatang kita bias” Jelas Camat Sano Nggoang. 

Afonsius Alfon selaku camat, ia sudah berkoordinasi bersama pihak Desa, dan bersepakat untuk membangun Pos Kambling guna mencegah masuknya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang dapat memprovokasi demi kepentingan tertentu yang berpotensi menciptakan situasi kamtibmas yang tidak aman dan kondusif selama pelaksanaan KTT ASEAN SUMMIT ke-42 di Labuan Bajo. (tim)*

Iklan

Iklan