PROYEK TURAP PENFUI DIDUGA BERNILAI RATUSAN JUTA RUSAK WARGA KECEWA CV PEMENANG TENDER




Kupang, mutiara timur.net

Warga Penfui menyesal dengan salah satu CV yang mengerjakan proyek turap penahan banjir dan erosi yang belum setahun sudah rusak.

Terlihat ada reruntuhan batu dan campuran semen yang bertumpuk sekitar area itu karena tidak kuatnya campuran. Ketika ditemui media ini ada warga yang menyampaikan penyesalannya.

"Bangunan ini campuran tidak kuat, asal jadi, massa koq belum setahun sudah rubuh. Ini pengerjaannya bagaimana, sambil menunjukkan bangunan turap dan mengatakan, turap ini digaruk lewat jari tangan saja sudah terlepas campuran semen dan batunya.  Sebagai warga tentu menyesal dengan dana Rp. 500 juta hasilnya seperti ini, "tutur warga Penfui yang tak mau namanya ditulis dalam media ini.


Menurut warga Penfui masalah ini juga sudah disampaikan ke dinas PU Kota Kupang bagian pengairan, namun hingga kini belum ada tindaklanjutnya. Bahkan ada staf yang klaim pohon tumbang dengan tidak mengetahui kondisi real sebenarnya.

Bangunan turap ini kalau tidak salah ingat dibangun sekitar bulan Februari  2019. Warga yang ditemui awak media ini memberi nomor kontak agar  media bisa hubungi langsung staf PU Kota Kupang untuk mengetahui lebih lanjut. Namun ketika dikontak untuk konfirmasi via ponsel  di yang siang hari  bersangkut tak terhubung bahkan di luar jangkauan.


Media mutiara timur.net berusaha menghubungi kembali melalui WA di Sore hari pada staf tersebut untuk mendapat nomor kontak kadis dan kontraktor CV supaya bisa  dikonfirmasi dan diklarifikasi. Staf itu membalas nomor kadis tidak disavenya lalu nomor kontraktor dan CV tidak diketahui. Itulah jawaban via status ponselnya.

Melihat realita bangunan demikian, warga mengharapkan pemerintah
Kota Kupang untuk menyikapi hal ini lebih serius. Sebab sepengetahuan warga bangunan turap yang kuat bertahan kemungkinan besar hingga sepuluh tahun baru kelihatan tusak.***


Iklan

Iklan