NAGEKEO, MUTIARA-TIMUR.COM – Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, meninggal dunia di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Sabtu (3/10/2026) malam.
Gonzalo mengembuskan napas terakhir setelah sebelumnya mendapatkan penanganan medis di RSUD Aeramo. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.08 WITA.
Kepergian orang nomor dua di Kabupaten Nagekeo itu terasa begitu mengejutkan. Pasalnya, beberapa jam sebelum kondisi kesehatannya menurun, Gonzalo masih menjalankan aktivitas kedinasan seperti biasa.
Pada Sabtu siang, Gonzalo masih menjalankan agenda pemerintahan, salah satunya menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di wilayah Rendu, Kecamatan Aesesa Selatan.
Namun, setelah kondisi kesehatannya mengalami penurunan, Gonzalo kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan di Kota Mbay. Kondisinya yang semakin kritis membuatnya kemudian dirujuk ke RSUD Aeramo.
Gonzalo tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Aeramo sekitar pukul 19.32 WITA dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Tim medis langsung melakukan upaya pertolongan. Resusitasi jantung paru (RJP) dilakukan selama kurang lebih 38 menit. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Gonzalo akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.08 WITA.
Direktur RSUD Aeramo, Chandrawati Saragih, sebelumnya membenarkan bahwa Wakil Bupati Nagekeo tersebut meninggal dunia di rumah sakit itu. Berdasarkan keterangan rumah sakit, Gonzalo sempat mendapatkan penanganan dari tim medis setelah tiba di IGD.
Hingga laporan ini diturunkan, penyebab pasti meninggalnya Gonzalo belum dapat dipastikan. Pihak rumah sakit menyebut dugaan serangan jantung masih memerlukan pemeriksaan dan konfirmasi lebih lanjut dari dokter yang menangani.
Gonzalo Gratianus Muga Sada merupakan Wakil Bupati Nagekeo yang mendampingi Bupati Simplisius Donatus. Keduanya terpilih dalam Pilkada Nagekeo 2024 dan kemudian dilantik pada 20 Februari 2025 untuk masa jabatan 2025–2030.
Selama menjalankan tugas sebagai wakil kepala daerah, Gonzalo terlibat dalam berbagai agenda pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Ia juga turut berada di tengah masyarakat dalam penanganan dampak gempa bumi yang melanda Kabupaten Nagekeo pada Agustus 2026.
Kepergian Gonzalo menjadi kehilangan besar bagi Pemerintah Kabupaten Nagekeo dan masyarakat. Terlebih, kabar duka tersebut datang ketika pemerintah daerah dan masyarakat masih berada dalam proses pemulihan pascabencana gempa.
Sosok yang pada siang harinya masih menjalankan tugas untuk masyarakat, pada malam harinya berpulang untuk selamanya.
Selamat jalan, Gonzalo Gratianus Muga Sada.
Dedikasi dan pengabdianmu bagi masyarakat Nagekeo akan menjadi bagian dari catatan perjalanan daerah ini.
Rest in peace.

