KUPANG, MUTIARA-TIMUR.COM – Setelah kurang lebih dua tahun terhenti, jaringan air minum di sejumlah wilayah Kota Kupang mulai kembali dipersiapkan untuk dialiri.
Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan antara Perumda Air Minum Kota Kupang dan UPTD Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (2/10/2026), yang berlangsung di Kantor Perumda Air Minum Kota Kupang.
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) pelayanan air minum antara kedua pihak, sekaligus membahas kesiapan teknis sebelum dilakukan uji coba pengaliran air minum kepada masyarakat.
Pertemuan tersebut dihadiri Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Isidorus Lilijawa, S.Fil., MM, Kepala Bagian Teknik Elsy Evelyn Bengu, ST., M.Eng, Kepala UPTD SPAM Provinsi NTT Erasmus Jogo, SE., MM, bersama tim teknis masing-masing.
Pembahasan terutama diarahkan pada persiapan uji coba pengaliran di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) dan Kelurahan Kayu Putih, serta penjajakan kemungkinan pelayanan di Kelurahan Oebobo.
Uji coba tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan jaringan dan infrastruktur yang selama ini tidak dialiri air masih dalam kondisi layak dan dapat berfungsi kembali sebelum pelayanan kepada masyarakat dilanjutkan.
Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, mengatakan uji coba pengaliran diperlukan karena jaringan tersebut sebelumnya telah berhenti beroperasi kurang lebih selama dua tahun.
“Kita berterima kasih kepada Kepala UPTD SPAM Provinsi NTT, Pak Erasmus Jogo bersama tim yang pada pagi hari ini sudah datang di Kantor Perumda Air Minum Kota Kupang, untuk membahas lanjutan dari PKS sebelumnya. Yakni berkaitan dengan rencana uji coba pengaliran yang sebelumnya telah berhenti dua tahun,” kata Isidorus.
Menurutnya, uji coba bukan sekadar membuka kembali aliran air, tetapi untuk memastikan seluruh infrastruktur yang ada benar-benar siap digunakan.
“Kita memang membutuhkan uji coba pengaliran untuk memastikan apakah infrastruktur air bersih kita ini sudah siap dan masih berfungsi dengan baik atau tidak,” ujarnya.
Karena itu, sebelum memasuki tahap pelayanan, Perumda Air Minum Kota Kupang bersama UPTD SPAM Provinsi NTT akan terlebih dahulu memastikan kondisi jaringan, sambungan pelanggan dan berbagai infrastruktur pendukung lainnya.
Hasil uji coba tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk mempersiapkan kelanjutan kerja sama jual beli air bersih antara UPTD SPAM Provinsi NTT dan Perumda Air Minum Kota Kupang menuju tahap pelayanan kepada masyarakat.
Air Bersih Tidak Boleh Terlalu Lama Menunggu
Kepala UPTD SPAM Provinsi NTT, Erasmus Jogo, menegaskan bahwa kerja sama tersebut pada dasarnya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kebutuhan terhadap air bersih.
Menurut Erasmus, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan air minum yang layak.
“Karena air itu sangat dibutuhkan dan merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pemerintah, masyarakat harus terlayani dengan baik. Jadi kita tidak boleh membiarkan masyarakat terlalu lama untuk tidak mendapatkan air bersih,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam tindak lanjut kerja sama antara UPTD SPAM Provinsi NTT dan Perumda Air Minum Kota Kupang.
Pasalnya, ketersediaan air tidak hanya berkaitan dengan pelayanan perusahaan daerah, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari.
Sosialisasi Sebelum Air Kembali Mengalir
Sementara itu, Kepala Bagian Teknik Perumda Air Minum Kota Kupang, Elsy Evelyn Bengu, mengatakan pihaknya akan mempersiapkan sejumlah langkah teknis sebelum uji coba pengaliran dilakukan.
Salah satunya melalui sosialisasi kepada masyarakat di wilayah yang menjadi lokasi uji coba.
Sosialisasi akan dilakukan dengan melibatkan RT, pemerintah kelurahan, serta forum pelanggan.
Menurut Elsy, sosialisasi penting dilakukan untuk mendapatkan informasi langsung dari masyarakat sekaligus mengetahui kembali minat warga untuk menjadi pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang.
“Sosialisasi ke masyarakat ini bertujuan untuk memperoleh informasi dari pelanggan serta mengetahui minat masyarakat untuk berlanggan kembali ke Perumdam,” jelasnya.
Selain sosialisasi, petugas bagian baca meter juga akan melakukan pengecekan terhadap meter pelanggan yang sudah terpasang.
Pengecekan tersebut diperlukan untuk memastikan apakah meter pelanggan masih dalam kondisi baik atau membutuhkan penanganan sebelum jaringan kembali dialiri.
“Juga nanti petugas bagian baca meter akan melakukan pengecekan terhadap meter pelanggan untuk memastikan meter masih dalam kondisi baik atau tidak,” tambah Elsy.
Menanti Kembalinya Aliran Air
Tindak lanjut PKS antara Perumda Air Minum Kota Kupang dan UPTD SPAM Provinsi NTT ini menjadi bagian dari upaya memperluas cakupan pelayanan air minum di Kota Kupang.
Tahapan uji coba akan menjadi momentum untuk melihat secara langsung kesiapan jaringan yang selama dua tahun tidak dialiri, sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan teknis yang mungkin muncul ketika air kembali dialirkan.
Perumda Air Minum Kota Kupang berharap seluruh proses persiapan, mulai dari koordinasi, sosialisasi, pemeriksaan meter pelanggan hingga uji coba pengaliran dapat berjalan dengan baik.
Jika seluruh tahapan teknis dapat dilalui, kerja sama tersebut diharapkan dapat berlanjut pada pelayanan air minum bagi masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran.
Bagi masyarakat, langkah ini bukan sekadar persoalan jaringan dan infrastruktur. Lebih jauh, ini menyangkut harapan agar air kembali mengalir dan kebutuhan dasar warga Kota Kupang dapat dilayani secara lebih luas dan berkelanjutan.**()
