Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Nasional

Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:



MUTIARA TIMUR — Pengajuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) menjadi salah satu tahapan penting dalam keberlangsungan kegiatan usaha pertambangan. Karena itu, perusahaan pertambangan dituntut tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memastikan seluruh dokumen teknis dan lingkungan telah dipersiapkan secara matang.

Ketua Bidang Perizinan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Ense da Cunha Solapung, mengatakan pengalaman dari proses pengajuan RKAB sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan.

Menurut Ense, perusahaan perlu belajar dari proses yang telah dilalui, termasuk mencermati kekurangan maupun kendala yang muncul dalam pengajuan sebelumnya. Evaluasi tersebut penting agar kesalahan yang sama tidak kembali terjadi dan proses pengajuan RKAB berikutnya dapat berjalan lebih lancar.

Bagi Ense, kunci utama bukan hanya mengajukan dokumen, tetapi memastikan seluruh persyaratan yang menjadi dasar penilaian telah dipenuhi dengan baik.

Belajar dari Pengajuan RKAB Sebelumnya

Pengalaman pengajuan RKAB sebelumnya, kata Ense, seharusnya tidak berhenti sebagai pengalaman administratif semata. Setiap koreksi, kekurangan maupun catatan dalam proses evaluasi perlu dijadikan dasar untuk memperbaiki pengajuan berikutnya.

Perusahaan harus melakukan pemeriksaan kembali terhadap seluruh dokumen sebelum pengajuan dilakukan. Langkah tersebut penting untuk memastikan data yang disampaikan sesuai dengan kondisi perusahaan dan rencana kegiatan pertambangan.

Dengan persiapan yang lebih baik, potensi terjadinya koreksi berulang dalam proses evaluasi dapat diminimalkan.

Ense sebelumnya juga pernah membagikan pengalaman terkait proses persetujuan RKAB. Ia menekankan pentingnya pemenuhan regulasi, terutama berkaitan dengan feasibility study (FS) atau studi kelayakan tambang serta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Dua aspek tersebut menjadi bagian penting yang harus dipastikan perusahaan dalam menyiapkan rencana kegiatan pertambangannya.

Bukan Sekadar Persoalan Administrasi

Menurut Ense, RKAB tidak semestinya dipandang hanya sebagai dokumen administratif yang harus diajukan setiap periode.

RKAB berkaitan dengan rencana kegiatan perusahaan, termasuk produksi, operasional dan berbagai aspek teknis pertambangan. Karena itu, penyusunannya membutuhkan data yang akurat serta dukungan tenaga yang memahami kondisi teknis perusahaan.

Perusahaan juga harus memastikan bahwa rencana yang dituangkan dalam RKAB sejalan dengan dokumen dan perizinan yang dimiliki.

Ketidaksesuaian antara dokumen, rencana produksi dan kondisi lapangan berpotensi menjadi persoalan dalam proses evaluasi.

Karena itu, kesiapan internal perusahaan menjadi faktor yang tidak kalah penting.

SDM Pertambangan Harus Memahami Aturan

Ense juga menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga teknis dan Kepala Teknik Tambang (KTT).

Pemahaman terhadap regulasi menjadi kebutuhan utama karena aturan dan mekanisme dalam sektor pertambangan terus berkembang. SDM perusahaan harus mampu menerjemahkan ketentuan tersebut ke dalam dokumen RKAB yang disusun.

APNI turut mengambil peran dalam meningkatkan kapasitas perusahaan melalui kegiatan pembinaan dan pelatihan. Tujuannya agar perusahaan anggota memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai regulasi dan tata cara penyusunan dokumen pertambangan.

Dengan SDM yang memahami aturan, perusahaan akan lebih mudah melakukan evaluasi internal sebelum dokumen diajukan.

APNI Dorong Perusahaan Lebih Siap

Sebagai organisasi yang menaungi pelaku usaha pertambangan nikel, APNI terus mendorong perusahaan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi.

Ense menilai perusahaan harus membangun kebiasaan melakukan evaluasi setiap kali menyelesaikan satu proses pengajuan. Pengalaman tersebut kemudian digunakan untuk memperbaiki proses pada periode berikutnya.

Pendekatan tersebut dinilai lebih baik daripada menunggu munculnya persoalan baru kemudian melakukan perbaikan.

“Belajar dari pengajuan RKAB sebelumnya” menjadi pesan penting agar perusahaan semakin siap menghadapi proses pengajuan berikutnya.

Kelancaran RKAB Berdampak pada Kepastian Usaha

Persetujuan RKAB memiliki arti penting bagi perusahaan pertambangan karena berkaitan erat dengan kepastian pelaksanaan kegiatan usaha.

Ketika proses pengajuan berjalan lancar, perusahaan memiliki kepastian yang lebih baik dalam menjalankan rencana operasional sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebaliknya, ketidaksiapan dokumen maupun ketidaksesuaian dengan regulasi dapat menimbulkan proses evaluasi yang lebih panjang.

Karena itu, perusahaan dituntut lebih proaktif. Evaluasi dokumen, kesiapan SDM, kesesuaian dengan FS dan Amdal, serta pemahaman terhadap regulasi harus dilakukan sebelum dokumen masuk ke tahap pengajuan.

Bagi Ense, pengalaman masa lalu seharusnya menjadi modal untuk memperbaiki proses ke depan.

Intinya, perusahaan tidak perlu mengulang kesalahan yang sama. Pengajuan RKAB sebelumnya harus menjadi bahan pembelajaran agar pengajuan berikutnya lebih lengkap, lebih matang dan pada akhirnya dapat berjalan lebih lancar.  **usgo




Baca Juga
Tag:
  • Nasional
Bagikan:
Berita Terkait
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
Berita Terbaru
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
  • Ense da Cunha Solapung Ungkap Kunci Agar Pengajuan RKAB Tambang Berjalan Lancar
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal





Terpopuler
  • Karhutla Mengganas di Paser, 128,8 Hektare Lahan Terbakar: Tanah Grogot Diselimuti Kabut Asap

  • Belum Dilantik, Ketua Mandataris Vox Point Sikka Sudah Bergerak: Satu Ton Beras untuk Warga Sikka

  • Program Magang Nasional 2026, BPN Kota Kupang Buka 18 Posisi bagi Fresh Graduate

  • PUPR Sikka Turun ke Samparong, 297 Rumah Terdampak Gempa Didata dari Pintu ke Pintu

  • Kemenag Sikka Minta Maaf terhadap Marselinus Atapuken dan Insan Guru Agama Katolik Kabupaten Sikka

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.