SIKKA, MUTIARA TIMUR — Setelah gempa mengguncang Flores, sejumlah wilayah di Kabupaten Sikka masih menghadapi kerusakan dan kecemasan. Kondisi tersebut mendorong Partai Solidaritas Indonesia (PSI) turun langsung melihat keadaan warga di sejumlah titik terdampak.
Hal itu disampaikan Feliks Segon, anggota DPRD Kabupaten Sikka dari Fraksi PSI, saat ditemui setelah kegiatan “PSI Peduli Bencana Flores”.
Menurut Feliks, rombongan mengunjungi empat titik terdampak gempa, yakni Wolowukak dan Tarungawan di Desa Iligai, Kecamatan Lela, kemudian Wolobola, Desa Dobo Nuapuu, serta Desa Gera.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus mendengar kebutuhan warga setelah bencana.
“Ini bagian dari PSI Peduli Bencana Flores. Kami turun langsung melihat kondisi masyarakat di beberapa titik terdampak,” kata Feliks.
Dalam kegiatan tersebut, kata Feliks, dirinya bersama rombongan berdialog dengan warga dan melihat kondisi di lapangan. Menurut dia, kunjungan langsung penting karena situasi setiap wilayah memiliki persoalan dan kebutuhan yang berbeda.
Feliks menyebut kegiatan tersebut turut diikuti Wakil Ketua Umum DPP PSI Ron Sinaga bersama tim, anggota DPRD Provinsi NTT dari PSI Marinus Manis, anggota DPRD Sikka Christian Gama Putra, Ketua DPD PSI Sikka beserta jajaran pengurus.
Ia mengatakan kehadiran rombongan tidak sekadar untuk melihat dampak kerusakan, tetapi juga mendengarkan suara masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit setelah gempa.
“Yang paling penting adalah kita melihat langsung kondisi masyarakat. Dari situ kita bisa mengetahui apa yang mereka butuhkan dan bagaimana perhatian berikutnya bisa diberikan,” ujarnya.
Bagi Feliks, gempa mungkin telah berhenti mengguncang, tetapi dampaknya masih dirasakan warga. Kerusakan rumah, rasa trauma dan kebutuhan dasar menjadi bagian dari pekerjaan kemanusiaan yang harus mendapat perhatian.
Karena itu, ia menilai penanganan pascagempa membutuhkan kerja bersama dan kepedulian dari berbagai pihak.
Empat titik yang dikunjungi menjadi bagian dari perjalanan PSI untuk melihat lebih dekat kondisi warga terdampak. Bagi Feliks, kehadiran di tengah masyarakat merupakan cara sederhana untuk memastikan bahwa mereka yang sedang menghadapi masa sulit tidak merasa berjalan sendirian. **ah


