Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • bencana
  • Daerah

Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

SIKKA, MUTIARA TIMUR — Angka pengungsi di Gelora Samador Maumere ternyata bukan angka yang bisa dipatok sekali lalu selesai. Data terus bergerak mengikuti warga yang datang, pulang ke rumah, kemudian kembali lagi ketika situasi dirasa belum aman pascagempa.

Kondisi itu menjadi salah satu persoalan yang dihadapi Dinas Sosial Kabupaten Sikka dalam mengelola posko pengungsian terpusat. Di satu sisi, pemerintah membutuhkan data yang akurat. Di sisi lain, tidak seluruh warga menetap di lokasi pengungsian sepanjang hari.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sikka, Kristian Amstrong, mengatakan pada awal pengungsian tercatat sekitar 820 orang. Sehari kemudian jumlahnya meningkat menjadi sekitar 1.200 orang.

“Di awal itu hanya 820 jiwa. Dari 820 jiwa ini, hari kedua berkembang 1.200,” kata Kristian, Jumat malam, 21 Agustus 2026.

Namun, angka tersebut tidak bersifat tetap. Pendataan yang dilakukan pada pagi hari bisa berubah ketika petugas kembali melakukan pengecekan pada malam hari.

Sebagian warga yang sebelumnya tercatat berada di Gelora Samador telah kembali ke rumah. Sebagian lainnya datang kembali ke posko ketika merasa membutuhkan perlindungan.

“Setelah kita data pagi, setelah itu malam kita cek kembali, mereka tidak ada lagi,” ujarnya.

Mobilitas warga tersebut membuat pendataan pengungsi menjadi persoalan tersendiri. Dinas Sosial kemudian menempatkan petugas di setiap posko dan tenda untuk memantau sekaligus memperbarui keberadaan pengungsi.

Menurut Kristian, data terakhir menunjukkan sekitar 1.203 orang masih tercatat di Gelora Samador. Namun, kebutuhan pelayanan tidak bisa dihitung hanya berdasarkan angka tersebut.

Warga yang keluar-masuk posko tetap harus diantisipasi, terutama untuk kebutuhan makanan. Pemerintah memperkirakan kebutuhan konsumsi harian mencapai sekitar 1.500 porsi. Jika ditambah petugas dan unsur keamanan, jumlahnya dapat mencapai 1.700 hingga 1.800 porsi per hari.

“Dengan mereka-mereka yang sering pergi datang, tidak menetap, kalau hitungan kita sekitar 1.500-an untuk kita siapkan makan tiap hari,” katanya.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa jumlah pengungsi yang tercatat tidak selalu sama dengan jumlah orang yang harus dilayani. Data administratif dapat berubah dalam hitungan jam, sementara kebutuhan konsumsi tidak bisa menunggu kepastian angka.

Dinas Sosial memastikan seluruh warga yang berada di tenda pengungsian tetap memperoleh makanan tiga kali sehari. Sarapan disediakan pukul 07.00 Wita, makan siang pukul 13.00 Wita, dan makan malam pukul 19.00 Wita.

“Kami pastikan semua yang ada di dalam tenda pengungsi tidak ada yang satu terlewatkan untuk tidak makan. Semua pasti makan,” tegas Kristian.

Ia juga menanggapi informasi mengenai adanya pengungsi yang membeli makanan di luar lokasi pengungsian.

Menurut dia, kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa makanan yang disediakan pemerintah tidak mencukupi. Warga bisa saja memiliki selera makanan berbeda atau sedang berada di luar kawasan Gelora Samador ketika waktu makan berlangsung.

Petugas, kata dia, secara rutin menggunakan pengeras suara untuk memanggil para pengungsi ketika makanan telah tersedia.

Bahkan, warga yang datang setelah jadwal makan selesai tetap dapat meminta makanan karena konsumsi disiapkan dengan mempertimbangkan mobilitas pengungsi.

“Kalau ada yang datang dan menyampaikan, makan itu selalu tersedia,” ujarnya.

Di tengah situasi pascagempa yang belum sepenuhnya normal, pengelolaan pengungsian di Gelora Samador bukan sekadar persoalan menghitung jumlah orang di dalam tenda. Pemerintah harus membaca pergerakan warga sekaligus memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

Angka 1.203 menjadi data yang tercatat. Namun di lapangan, jumlah warga yang harus dilayani jauh lebih dinamis. Mereka datang, pergi, lalu kembali. Sementara makanan tetap harus tersedia, bahkan ketika angka pengungsi belum benar-benar menemukan titik pasti. **ah



Baca Juga
Tag:
  • bencana
  • Daerah
Bagikan:
Berita Terkait
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
Berita Terbaru
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
  • Jumlah Pengungsi Gempa Flores di Posko Terpusat Samador; Pagi Lain, Malam Lain
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Terpopuler
  • GARIKO LAW OFFICE Laporkan Akun Facebook Natalia atas Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik terhadap YOSSI

  • Warga Kampung Bajawa Dusun IV Baumata Barat Rayakan HUT ke-81 RI, Semangat Gotong Royong Jadi Pesan Utama

  • Di Bawah Rumah yang Retak, Warga Wolowukak Menunggu Uluran Tangan

  • Kota Kupang Bagaikan Nada dan Tenun: Berbeda tetapi Harmonis

  • Rumah Roboh, Mama Alexia dan Anak Perempuan Tunggalnya Kini Tidur di Luar: Menunggu Harapan Pulang

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.