Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Internasional

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

TAIPEI – Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M., mendapat kehormatan menjadi satu-satunya Direktur Perumda Air Minum dari Indonesia yang diundang mengikuti 2026 Indonesian Delegation Visit to Taiwan yang berlangsung pada 5–8 Agustus 2026 di Taipei dan Taichung, Taiwan.

Kunjungan tersebut diselenggarakan oleh Taiwan-Indonesia Science and Technology Innovation Center (TI-STIC) sebagai tindak lanjut kerja sama yang telah dibangun melalui Waste-to-Energy International Forum di Surabaya pada Mei 2026 dan Water and Circular Economy International Forum di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Juni 2026.

Isidorus menjelaskan, keikutsertaannya dalam forum internasional tersebut merupakan kelanjutan dari seminar internasional yang digelar di Universitas Citra Bangsa Kupang pada 4 Juni 2026, di mana dirinya menjadi narasumber mewakili Perumda Air Minum Kota Kupang.

"Setelah seminar internasional tersebut, pada hari berikutnya delegasi Taiwan dan Indonesia melakukan kunjungan ke Perumda Air Minum Kota Kupang. Kami berdialog di kantor, kemudian meninjau langsung fasilitas SPAM Kadit Niendeng untuk melihat kondisi pengelolaan air di Kota Kupang. Dari pertemuan itulah kemudian lahir tindak lanjut berupa kunjungan ke Taiwan," ujarnya.

Menurut Isidorus, dirinya merasa bersyukur karena dipercaya menjadi satu-satunya Direktur Perumda Air Minum di Indonesia yang dilibatkan dalam forum internasional tersebut.

"Ini merupakan sebuah kepercayaan yang sangat besar. Saya bersyukur dapat mewakili Kota Kupang sekaligus Indonesia dalam forum yang mempertemukan pemerintah, akademisi, peneliti, dan pelaku industri untuk membahas pengelolaan air, sampah, energi, dan ekonomi sirkular," katanya.

Pada hari pertama kegiatan di Taiwan, delegasi Indonesia mengunjungi Chiayi County Lucao Refuse Incineration Plant, sebuah fasilitas pengolahan sampah modern yang mengubah sampah menjadi energi (Waste-to-Energy).

Di lokasi tersebut peserta memperoleh penjelasan mengenai sistem penerimaan sampah, proses pembakaran, pemulihan energi listrik, pengendalian emisi, pengelolaan abu hasil pembakaran, hingga standar keselamatan operasional.

"Kami melihat secara langsung bagaimana Taiwan mengelola sampah secara terpadu. Tidak hanya membakar sampah, tetapi juga memanfaatkan energi yang dihasilkan serta menjaga agar emisi tetap memenuhi standar lingkungan," jelasnya.

Usai kunjungan tersebut, rombongan melanjutkan perjalanan ke Taichung untuk mengunjungi Tetanti AgriBiotech Inc., perusahaan yang mengembangkan teknologi pengolahan sampah organik menggunakan enzim.

Di perusahaan tersebut, delegasi menyaksikan proses pengolahan limbah organik rumah tangga yang mampu diubah menjadi pupuk hanya dalam waktu sekitar tiga jam.

"Kami berdiskusi langsung dengan pemilik perusahaan dan melihat bagaimana sampah organik dapat diolah menjadi pupuk berkualitas dalam waktu yang sangat singkat. Teknologi ini sangat menarik karena selain mengurangi volume sampah, hasil akhirnya juga bermanfaat bagi sektor pertanian dan dijual dengan harga terjangkau kepada masyarakat," ungkap Isidorus.

Selain mempelajari teknologi pengolahan sampah, agenda kunjungan juga mencakup pembahasan mengenai kebijakan pengelolaan lingkungan, model pembiayaan, penerimaan masyarakat terhadap teknologi pengolahan sampah, hingga peluang penerapannya di Indonesia.

Pada hari kedua, delegasi dijadwalkan mengunjungi fasilitas pengolahan air bersih di Taipei untuk mempelajari sistem pengelolaan sumber air, proses pengolahan air minum, pengendalian mutu, ketahanan pelayanan terhadap perubahan iklim, serta diskusi teknis mengenai peluang kerja sama di bidang penyediaan air minum.

Isidorus berharap seluruh pengalaman yang diperoleh selama kunjungan tersebut dapat menjadi referensi bagi Kota Kupang dalam memperkuat tata kelola air bersih, pengelolaan sampah, serta pengembangan ekonomi sirkular.

"Mudah-mudahan dengan datang, melihat langsung, berdiskusi, dan belajar dari pengalaman Taiwan, ada satu atau dua hal yang bisa kita adaptasi sesuai kondisi Kota Kupang, khususnya dalam tata kelola air, pengelolaan sampah, dan pengelolaan limbah," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Taiwan-Indonesia Science and Technology Innovation Center beserta seluruh mitra yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya bersama delegasi Indonesia mengikuti program tersebut.

"Semoga kerja sama ini terus berlanjut sehingga memberikan manfaat nyata bagi kedua negara, khususnya dalam pengembangan teknologi lingkungan, pengelolaan air, energi, dan sampah yang berkelanjutan," tutupnya. **usgo



Baca Juga
Tag:
  • Internasional
Bagikan:
Berita Terkait
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
Berita Terbaru
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Terpopuler
  • Jokowi Disambut Lautan Warga di Kupang, Sosok Pemimpin Sejati di Mata Hati Rakyat

  • Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Targetkan Balik Nama Sertifikat Maksimal 10 Hari, NTT Dapat Hadiah Natal Sertifikasi Tanah

  • Vincent Milo: Kehadiran Jokowi Jadi "Hemaviton" Semangat PSI Ngada Hadapi Pemilu 2029

  • Theo Widodo Ajak Warga Ikut Senam Jantung Sehat Gratis, YJI NTT Perkuat Edukasi Kesehatan Jantung

  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.