KUPANG, Mutiara-Timur.com – Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Theo Widodo, mengajak masyarakat Kota Kupang untuk membiasakan pola hidup sehat dengan mengikuti Senam Jantung Sehat yang diselenggarakan secara rutin dan terbuka untuk umum.
Ajakan tersebut disampaikan Theo Widodo saat kegiatan Senam Jantung Sehat yang digelar YJI Provinsi NTT di Car Free Day jln. Eltari Kota Kupang Sabtu, (1/8/2026). Menurutnya, kehadiran YJI di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jantung sekaligus mencegah penyakit jantung melalui olahraga dan edukasi kesehatan.
"Senam Jantung Sehat kami laksanakan secara rutin setiap Sabtu pertama dan Sabtu ketiga setiap bulan, dimulai pukul 06.00 WITA. Lokasinya berpindah-pindah mengikuti klub-klub jantung sehat yang ada di Kota Kupang," ujar Theo Widodo.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergilir bersama Klub Jantung Sehat (KJS) yang tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya KJS Kecamatan Kota Lama, KJS Kecamatan Kelapa Lima, KJS Kecamatan Maulafa, komunitas Gereja GMIT Kota Baru, serta sejumlah klub jantung sehat lainnya di Kota Kupang.
Menurut Theo, konsep berpindah lokasi dilakukan agar semakin banyak masyarakat dapat berpartisipasi dan merasakan manfaat kegiatan tersebut.
"Siapa saja boleh bergabung. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya," katanya.
Theo menambahkan, Senam Jantung Sehat tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Senam dipandu oleh instruktur bersertifikat nasional, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
"Setiap pelaksanaan senam selalu ada edukasi kesehatan jantung dari dokter spesialis. Setelah itu peserta mengikuti line dance, menikmati makanan ringan, dan pada kesempatan tertentu juga disediakan doorprize. Seluruh rangkaian kegiatan ini gratis," jelasnya.
Ia menegaskan, edukasi kesehatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi peserta yang tergabung dalam komunitas, tetapi juga dapat diikuti oleh masyarakat umum yang hadir di lokasi kegiatan.
"Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang, berolahraga bersama, sekaligus menambah pengetahuan tentang cara menjaga kesehatan jantung. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya mencegah penyakit jantung sejak dini melalui gaya hidup sehat," tutup Theo Widodo.
Melalui kegiatan rutin ini, Yayasan Jantung Indonesia Provinsi NTT berharap budaya hidup sehat semakin berkembang di tengah masyarakat. Selain meningkatkan kebugaran, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat lebih memahami pentingnya olahraga teratur, pola makan sehat, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah pencegahan penyakit jantung. ***usgo


