SIKKA, MUTIARA-TIMUR.COM– Keluhan masyarakat Dusun Hepang, Desa Nenbura, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, NTT, terkait belum tersedianya jaringan listrik mendapat respons cepat dari anggota DPR RI Fraksi PKB, Dipo Nusantara Pua Upa, yang duduk di Komisi XII DPR RI dan membidangi sektor energi dan kelistrikan.
Respons tersebut disampaikan setelah anggota DPRD Sikka dari Fraksi PKB, Yoseph Karmanto Eri atau Manto Eri, menghubungi Dipo Nusantara dan menyampaikan kondisi masyarakat Hepang yang selama puluhan tahun masih mengandalkan lampu pelita.
Setelah menerima informasi itu, Dipo Nusantara langsung meminta data lokasi secara rinci sebagai langkah awal untuk mengawal aspirasi tersebut.
“Nama desa, nama dusun dan nama kecamatannya kirim sekarang lewat WhatsApp ke saya. Surat menyusul saja,” demikian respons Dipo Nusantara.
Manto Eri mengatakan, respons cepat tersebut menunjukkan bahwa persoalan listrik Hepang mendapat perhatian serius di tingkat pusat. Ia pun berkomitmen terus mengawal aspirasi masyarakat hingga berujung pada realisasi.
“Saya prihatin setelah membaca berita di Mutiara Timur. Saya langsung kontak Pak Dipo. Beliau langsung merespons dan meminta data desa, dusun dan kecamatan untuk segera ditindaklanjuti. Kita perjuangkan agar listrik Hepang secepatnya direalisasikan,” ujar Manto.
Menurut Manto, persoalan listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh terus ditunda.
“Kasihan, Indonesia sudah 81 tahun merdeka, tetapi masih ada masyarakat yang menggunakan lampu pelita. Kita harus berjuang supaya masyarakat kecil juga merasakan terang,” katanya.
Manto juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah pusat dan PLN, agar aspirasi warga Hepang tidak berhenti sebagai pemberitaan atau proposal.
Bagi masyarakat Hepang, langkah cepat Dipo Nusantara dan Manto Eri menjadi harapan baru setelah puluhan tahun menunggu. Warga kini berharap respons tersebut segera berlanjut menjadi keputusan dan pembangunan jaringan listrik yang benar-benar menyala di rumah-rumah mereka. **arishalilintar
