Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Budaya

Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

KUPANG, MUTIARA TIMUR — Di tengah derasnya perkembangan teknologi dan digitalisasi yang kini merambah hampir seluruh aspek kehidupan, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, mengingatkan generasi muda agar tetap mengenal, mencintai dan menjaga akar budaya daerah.

Pesan tersebut disampaikan Serena saat membuka Event Budaya dan Pesta Rakyat Tingkat Kelurahan Liliba Tahun 2026, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (12/8/2026).

Menurut Serena, kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi memberikan banyak peluang bagi generasi muda untuk berkembang dan berkreasi. Namun, perkembangan tersebut tidak boleh membuat anak-anak muda kehilangan jati diri serta melupakan budaya yang menjadi identitas mereka.

“Di tengah perubahan zaman dan kemajuan teknologi, jangan sampai anak-anak kita mengenal banyak hal dari luar, tetapi lupa pada budaya dan jati dirinya sendiri,” ujar Serena.

Ia mengatakan, generasi muda harus diberikan ruang untuk mengenal budaya sejak dini. Karena itu, Serena mengapresiasi Festival Budaya Liliba yang tidak hanya menghadirkan hiburan modern, tetapi juga menampilkan budaya lokal dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Menurutnya, penyambutan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut mencerminkan semangat pelestarian budaya. Anak-anak SD Inpres Liliba dilibatkan dalam penampilan drum band, sementara para tokoh adat tampil melalui Natoni. Tarian-tarian yang dibawakan anak-anak dan perempuan Liliba juga menjadi bagian dari ekspresi budaya masyarakat setempat.

“Ini yang betul-betul kita namakan event budaya. Jadi tidak hanya bagaimana kita mengonsepkan budaya modern melalui fashion show, tetapi juga betul-betul melibatkan budaya asli Timur,” katanya.

Serena mengakui bahwa media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda saat ini. Bahkan, dalam suasana penuh keakraban bersama masyarakat Liliba, ia sempat menyinggung kebiasaan anak-anak yang sudah akrab dengan TikTok dan Facebook Pro.

Namun, ia mengingatkan agar penggunaan media sosial tetap berada dalam pengawasan dan pendampingan orang tua.

“Yang paling penting kita jangan terlalu membiarkan mereka terlalu terpengaruh dengan globalisasi ini. Kita terus kenalkan mereka untuk mengenal jati diri dan juga bagaimana tidak terpengaruh dengan media sosial yang dampaknya negatif,” pesannya.

Serena juga menekankan pentingnya membangun karakter anak agar mampu memiliki pendirian yang baik ketika berada di ruang digital.

Ia mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai konten negatif, termasuk perilaku bullying yang dapat muncul melalui media sosial.

“Kita harus kenalkan budaya dan juga bagaimana mereka bisa punya prinsip dan tidak bullying. Di media sosial itu mereka bisa tetap punya pendirian yang baik,” ujarnya.

Karena itu, Serena menitipkan pesan kepada para orang tua dan generasi muda Liliba agar mampu menempatkan teknologi sebagai sarana untuk berkembang, bukan sesuatu yang membuat mereka menjauh dari identitas budaya.

“Teruslah maju, teruslah berkreasi, tetapi jangan pernah kehilangan akar,” tegasnya.

Bagi Serena, budaya tidak boleh hanya menjadi bagian dari cerita masa lalu atau ditampilkan ketika ada kegiatan seremonial. Budaya harus terus dihidupkan, dikembangkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Budaya bukan sesuatu yang harus kita simpan di masa lalu. Budaya harus kita hidupkan, kita kembangkan dan kita wariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap menghormati sejarah dan menjaga budaya, namun pada saat yang sama tidak takut menghadapi perubahan zaman.

“Kita hormati sejarah, kita jaga budaya, tetapi pada saat yang sama kita harus berani membangun masa depan,” lanjut Serena.

Menurutnya, generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan apakah budaya lokal akan tetap bertahan atau perlahan tergerus oleh perkembangan zaman.

Karena itu, kegiatan budaya seperti Festival Budaya Liliba dinilai memiliki peran strategis. Selain menjadi ruang hiburan dan perjumpaan masyarakat, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali identitas budaya kepada generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Serena juga mengapresiasi keterlibatan pelaku UMKM dalam Festival Budaya Liliba. Tercatat terdapat 24 stand UMKM yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, pesta rakyat tidak boleh hanya menjadi ruang masyarakat untuk bersenang-senang, tetapi juga harus memberikan dampak ekonomi bagi warga.

“Pesta rakyat harus memberi manfaat. Masyarakat bergembira, budaya tampil dan pelaku usaha mendapat kesempatan untuk tumbuh,” katanya.

Serena mengajak masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal Liliba serta Kota Kupang.

Ia bahkan mendorong agar para pelaku UMKM yang hadir dalam kegiatan tersebut tidak berhenti berjualan setelah festival selesai.

Panitia diminta mendata para pelaku UMKM dan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kota Kupang agar produk mereka dapat didorong masuk dalam ekosistem UMKM Saboak, sehingga memiliki ruang pemasaran yang lebih berkelanjutan setiap Jumat, Sabtu dan Minggu.

“Ketika kita membeli produk UMKM kita, sesungguhnya kita sedang membantu sebuah keluarga, sebuah usaha kecil dan sebuah harapan untuk terus bertumbuh,” tutur Serena.

Serena berharap seluruh rangkaian Festival Budaya dan Pesta Rakyat Kelurahan Liliba berlangsung aman, tertib, meriah dan penuh sukacita.

Ia mengajak masyarakat memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan hanya sebagai momentum perayaan, tetapi juga sebagai kesempatan memperkuat persatuan, membuka peluang dan menghadirkan kesejahteraan.

Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, Serena Francis kemudian secara resmi membuka Event Budaya dan Pesta Rakyat Tingkat Kelurahan Liliba Tahun 2026.

“Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Merdeka!” serunya. **usgo




Baca Juga
Tag:
  • Budaya
Bagikan:
Berita Terkait
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
Berita Terbaru
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
  •  Di Tengah Derasnya Digitalisasi, Serena Francis Ingatkan Generasi Muda Liliba Jangan Lupa Akar Budaya
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Terpopuler
  • Wali Kota Kupang Lantik 148 Pejabat, Para Lurah Diwanti-Wanti Jalankan Tugas dan Jaga Integritas

  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan

  • Ironi Pelabuhan Tenau: Taksi Online Tak Boleh Masuk, Penumpang Harus Jalan Kaki Keluar Pelabuhan

  • “Mau Sampai Kapan?” Kendaraan Online Dilarang Masuk Tenau, Netizen Tagih Peran Pemerintah dan DPRD NTT

  • Juara 6 Lomba Seni Menari Tingkat SD, Kepala SD Inpres Oesapa Kecil 1 Siap Bangun Sanggar Budaya

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.