Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Daerah
  • Olahraga

Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

SIKKA, MUTIARA TIMUR – Perjalanan panjang menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Danrem 052/WKR tidak menjadi alasan bagi 10 atlet Taekwondo Derina Winners Club (DWC) untuk berhenti berlatih.

Bahkan saat masih berada di atas Kapal Dharma Rucitra 7 yang membawa mereka menuju Tangerang, Banten, latihan tetap dilakukan. Di tengah perjalanan dari Kabupaten Sikka menuju Pulau Jawa, para atlet terbaik DWC terus ditempa oleh pelatih sekaligus Ketua Club DWC, Derina Da Cunha.

Bagi Derina, perjalanan menuju arena pertandingan bukan sekadar perpindahan tempat. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari proses membentuk mental, kedisiplinan, karakter dan kesiapan seorang atlet.

“Sebagai pelatih sekaligus Ketua Club DWC, saya punya kewajiban penuh untuk mendampingi atlet-atlet saya. Karena yang berangkat ini adalah tim terbaik Derina Winners Club,” ujar Derina.

Latihan Tiga Kali Sehari di Atas Kapal

Meski berada di atas kapal dengan ruang yang terbatas, para atlet tetap menjalani latihan secara terjadwal.

Dalam sehari, latihan dilakukan tiga kali, yakni pagi pukul 06.00–08.00 WITA, siang pukul 12.00–14.00 WITA, dan sore pukul 16.00–18.00 WITA.

Bagi Derina, keterbatasan tempat bukan alasan untuk mengurangi kedisiplinan latihan.

Ia terus menanamkan kepada para atlet bahwa prestasi tidak datang secara instan. Hasil terbaik hanya dapat diraih melalui kegigihan, konsistensi dan kesungguhan dalam menjalani proses.

“Untuk mendapatkan hasil yang bagus harus gigih latihan, harus terus konsisten. Saya selalu tanamkan kepada anak-anak bahwa kita harus selalu afirmasi lewat pikiran dan memahami bahwa hasil adalah bagian dari proses. Karena itu, waktu harus dipergunakan dengan baik dan terjadwal agar hasilnya maksimal,” katanya.

10 Atlet Terbaik DWC Siap Bertarung

Sebanyak 10 atlet yang diberangkatkan merupakan atlet kelas prestasi DWC. Mereka dipersiapkan untuk mengikuti berbagai tingkatan kejuaraan, mulai dari kejuaraan cabang, antarklub, kejuaraan daerah hingga tingkat nasional.

Ke-10 atlet tersebut yakni Salvatores Yosri Siga (SDK Ili), Yoseph Valderiano Laka (SDK Bhaktyarsa 143 Maumere), Elisabeth Zhavera Lealuther (SMP Negeri 1 Maumere), Luciana Rosalia Desvianti (SDK 007 Kewapante), Vinsensia Yuliva Aslinda (SMA Negeri 3 Maumere), Yohanes Wilfin Parera (SMA Negeri 1 Maumere), Paskalia Mafrida Melani Putri (SMP Negeri 1 Maumere), Syifa Nurfadila (SMA Negeri 2 Maumere), Kristyan Dewanta Putra (SMAK Frateran Maumere), dan Azalea Malikha Dzahin (MIS Al-Muhajirin Perumnas).

Mereka akan tampil pada Kejuaraan Nasional Piala Danrem 052/WKR yang dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Indoor Stadium Tangerang, Kelapa Dua.

Target DWC tidak sekadar menambah jam terbang para atlet. Derina ingin anak asuhnya tampil dengan mental bertanding yang kuat dan mampu membawa pulang medali.

“Target pastinya bukan hanya untuk menambah jam terbang para atlet, tetapi mereka memang dibentuk untuk bisa juara dan memiliki mental petarung,” tegasnya.

Ia berharap seluruh atlet mampu bertanding dengan kesadaran dan kekuatan penuh sehingga memberikan hasil terbaik bagi diri sendiri, orang tua, tim, pelatih, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sikka.

Berangkat dengan Dana Swadaya, Bawa Nama Sikka

Di balik keberangkatan 10 atlet menuju panggung nasional, terdapat perjuangan yang tidak ringan.

Perjalanan tim DWC dibiayai menggunakan dana pribadi dan swadaya orang tua atlet serta pelatih. Tidak ada dukungan khusus dari pemerintah yang menjadi penopang utama keberangkatan mereka.

Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Derina untuk mendampingi anak-anak asuhnya.

“Saya sebagai pelatih tetap semangat untuk bisa menciptakan putra-putri Nian Tanah Sikka yang berprestasi di cabang olahraga Taekwondo,” ujarnya.

Derina menilai perjuangan para atlet tersebut seharusnya mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Sebab, ketika mereka bertanding di tingkat nasional, yang dibawa bukan hanya nama klub, tetapi juga nama Kabupaten Sikka.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Sikka dapat lebih peka dan memberikan perhatian kepada atlet-atlet berprestasi dari berbagai cabang olahraga secara lebih merata.

Derina Sampaikan Pesan untuk Bupati Sikka

Secara khusus, Derina menyampaikan pesan kepada Bupati Sikka agar pemerintah memberikan dukungan kepada para atlet yang sedang berjuang membawa nama daerah di tingkat nasional.

“Pak Bupati, 10 atlet Sikka ini juga bagian dari masyarakat Sikka. Mereka akan mengikuti Kejuaraan Nasional di Jakarta. Kalau mereka menang, yang dibawa dan diharumkan bukan hanya nama klub, tetapi juga nama Kabupaten Sikka,” katanya.

Ia berharap dukungan pemerintah dapat diberikan meskipun dalam bentuk sederhana.

Derina bahkan membandingkan perhatian yang diberikan pemerintah terhadap cabang olahraga lain dengan kondisi yang dialami timnya.

Menurutnya, ketika ada tim sepak bola yang mengikuti turnamen di Gelora Samador, pemerintah dapat hadir dan memberikan dukungan, termasuk bantuan kebutuhan kepada tim dari daerah lain yang datang bertanding.

“Kalau tim sepak bola yang sedang menjalankan turnamen di Gelora Samador dan Pak Bupati sendiri datang ke tempat penginapan dari kabupaten lain serta bisa memberikan bantuan beras dan yang lainnya, kenapa kami juga tidak diperlakukan sama?” ujarnya.

Pernyataan tersebut, kata Derina, bukan semata-mata bentuk tuntutan, melainkan ungkapan kekecewaan sekaligus harapan agar perhatian pemerintah terhadap atlet di Kabupaten Sikka dapat diberikan secara lebih merata.

“Jujur kami cukup kecewa. Kami berangkat dengan dana mandiri dan swadaya orang tua. Tetapi kami tetap berjuang karena anak-anak ini punya mimpi dan kami ingin mereka bisa membawa pulang medali serta mengharumkan nama Sikka,” tuturnya.

Perjalanan Menuju Medali Sudah Dimulai

Kini, di atas kapal yang membawa mereka menuju arena Kejurnas, latihan terus berlangsung.

Ruang latihan boleh terbatas. Dukungan pemerintah belum seperti yang diharapkan. Biaya perjalanan pun harus dikumpulkan secara mandiri.

Namun semangat Derina dan 10 atlet terbaik DWC tidak ikut terbatas.

Bagi mereka, perjalanan menuju medali telah dimulai bahkan sebelum menginjak arena pertandingan.

Dari atas kapal, mereka menempa mental. Dari swadaya, mereka membangun mimpi. Dan dari perjuangan itu, nama Sikka akan mereka bawa ke panggung nasional. **arishalilintar 



Baca Juga
Tag:
  • Daerah
  • Olahraga
Bagikan:
Berita Terkait
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
Berita Terbaru
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
  • Di Atas Kapal, 10 Atlet Taekwondo Sikka Tetap Berlatih Menuju Kejurnas
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Terpopuler
  • Wali Kota Kupang Lantik 148 Pejabat, Para Lurah Diwanti-Wanti Jalankan Tugas dan Jaga Integritas

  • Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang Jadi Satu-satunya Perwakilan Perumda Air Minum Indonesia dalam Forum Teknologi Lingkungan di Taiwan

  • Ironi Pelabuhan Tenau: Taksi Online Tak Boleh Masuk, Penumpang Harus Jalan Kaki Keluar Pelabuhan

  • Theo Widodo Ajak Warga Ikut Senam Jantung Sehat Gratis, YJI NTT Perkuat Edukasi Kesehatan Jantung

  • “Mau Sampai Kapan?” Kendaraan Online Dilarang Masuk Tenau, Netizen Tagih Peran Pemerintah dan DPRD NTT

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.