SIKKA, MUTIARA TIMUR — Nama Kabupaten Sikka kembali berkibar di panggung olahraga nasional. Sepuluh atlet Taekwondo Derina Winners Club (DWC) tampil gemilang dalam Kejuaraan Nasional Piala Danrem 052 di Indoor Stadion Tangerang, Kelapa Dua.
Bukan sekadar tampil sebagai peserta, para atlet muda asal Sikka pulang membawa prestasi. Sebanyak 12 medali berhasil diraih, terdiri atas 8 medali emas, 1 medali perak dan 3 medali perunggu.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda dari Kabupaten Sikka mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah dalam ajang Taekwondo tingkat nasional.
Sepuluh atlet yang membawa nama Sikka dalam kejuaraan tersebut masing-masing menunjukkan perjuangannya di arena pertandingan. Salvatores Yosri Siga dari SDK Ili berhasil meraih medali emas, Yoseph Valderiano Laka dari SDK Bhaktyarsa 143 Maumere juga menyumbangkan medali emas, Elisabeth Zhavera Lealuther, siswi SMP Negeri 1 Maumere, tampil impresif dengan meraih dua medali emas, Luciana Rosalia Desvianti dari SDK 007 Kewapante turut mempersembahkan medali emas.
Prestasi dua medali emas juga diraih Vinsensia Yuliva Aslinda dari SMA Negeri 3 Maumere. Ia meraih emas pada nomor Kyorugi dan Poomsae.
Sementara itu, Yohanes Wilfin Parera dari SMA Negeri 1 Maumere meraih medali perunggu, Paskalia Mafrida Melani Putri dari SMP Negeri 1 Maumere juga berhasil membawa pulang medali perunggu.
Syifa Nurfadila dari SMA Negeri 2 Maumere menyumbangkan satu medali emas, Kristyan Dewanta Putra dari SMAK Frateran Maumere meraih medali perak. Sedangkan Azalea Malikha Dzahin dari MIS Al-Muhajirin melengkapi raihan tim dengan medali perunggu.
Total 8 emas, 1 perak dan 3 perunggu yang dibawa pulang menjadi catatan penting bagi perjalanan olahraga Sikka. Di tengah keterbatasan daerah, para atlet muda ini justru mampu menunjukkan keberanian dan kemampuan di arena nasional.
Di balik capaian tersebut terdapat kerja keras para atlet, dukungan keluarga, sekolah dan pembinaan klub. Pelatih Derina Winners Club, Derina Da Cunha, menjadi bagian dari perjalanan para atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan.
Bagi Sikka, medali-medali itu bukan hanya simbol kemenangan. Ada nama daerah yang mereka bawa di setiap pertandingan. Ada sekolah yang mereka wakili, keluarga yang memberi dukungan, serta mimpi anak-anak muda yang berjuang mengukir prestasi.
Dari arena di Tangerang, kabar baik itu akhirnya kembali ke tanah Sikka: 10 atlet muda, 12 medali, dan satu nama daerah yang berhasil mereka harumkan di panggung nasional.
Prestasi ini sekaligus menjadi pesan bahwa Sikka memiliki talenta-talenta muda yang layak mendapat perhatian dan dukungan lebih besar untuk terus berkembang di dunia olahraga. **ah
