KOTA KUPANG – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa membangun sebuah kota tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur, tetapi harus dibarengi dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter. Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri pelepasan peserta Jambore Daerah X Gerakan Pramuka Kontingen Kota Kupang Tahun 2026 di Hotel Swiss-Belinn Kristal Kupang, Jumat (24/7/2026).
Dalam sambutannya, Christian mengatakan kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari banyaknya jalan, gedung, maupun infrastruktur yang megah, melainkan dari kualitas karakter masyarakat yang tinggal di dalamnya.
"Membangun sebuah kota bukan hanya membangun fisik, bukan hanya membangun jalan, bangunan atau gedung. Tetapi membangun manusianya. Bagaimana pendidikannya, kesehatannya, dan bagaimana karakter warganya, apakah saling menghargai, saling menghormati, dan saling bergotong royong. Di sinilah peran Pramuka menjadi sangat penting dalam membina karakter," ujar Christian.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka Kota Kupang yang selama ini turut membantu pemerintah dalam membina karakter anak-anak dan generasi muda.
"Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan limpah terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh keluarga besar Pramuka Kota Kupang yang telah membantu pemerintah membina karakter anak-anak di Kota Kupang," katanya.
Menurut Christian, manusia unggul bukan hanya mereka yang memiliki prestasi akademik, tetapi juga memiliki iman yang kuat dan karakter yang baik.
"Manusia unggul harus unggul seutuhnya. Bukan hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki iman yang kuat dan karakter yang kokoh. Karena itu Pemerintah Kota Kupang akan terus mendukung kegiatan-kegiatan pembinaan karakter seperti Pramuka," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Christian juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Kupang semula hanya menyiapkan kuota 32 peserta untuk mengikuti Jambore Daerah. Namun setelah mengetahui jumlah peserta yang lolos seleksi mencapai 48 orang, ia memutuskan seluruh peserta diberangkatkan.
"Awalnya kuota kita hanya 32 orang. Tetapi saya tanya, ternyata yang lolos seleksi ada 48 orang. Saya bilang ikutkan semua. Jangan ada yang ditinggal supaya semua anak mendapatkan kesempatan mengikuti Jambore Daerah dan nantinya Jambore Nasional," ungkapnya.
Tak hanya itu, Wali Kota juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta agar peserta dapat berwisata setelah mengikuti Jambore Nasional XII di Cibubur.
"Setelah kegiatan selesai nanti, adik-adik boleh berwisata ke beberapa tempat. Saya ikut berpartisipasi secara pribadi sebesar Rp10 juta untuk membantu kegiatan itu," ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta.
Kepada para Pramuka Garuda yang menerima penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka, Christian mengingatkan bahwa penghargaan tersebut membawa tanggung jawab yang besar.
"Pramuka Garuda harus menjadi contoh dalam kedisiplinan, kepedulian sosial, dan pelayanan. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi ada tanggung jawab besar untuk menjadi teladan bagi teman-teman yang lain," katanya.
Ia menambahkan, semakin tinggi kedudukan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul.
"Semakin tinggi jabatan dan status seseorang, semakin besar tanggung jawabnya. Great power comes with great responsibility. Jadi kalau adik-adik diberi kehormatan sebagai Pramuka Garuda, maka tanggung jawabnya juga semakin besar," tutur Christian.
Kepada 48 peserta Kontingen Kota Kupang yang akan mengikuti Jambore Daerah X di Bumi Perkemahan Fatubena dan Jambore Nasional XII di Cibubur, Christian berpesan agar menjaga nama baik daerah.
"Kalian adalah wajah Kota Kupang. Tunjukkan bahwa anak-anak Kota Kupang memiliki karakter yang baik, disiplin, sopan, dan memiliki iman yang kuat. Saya percaya kalian semua adalah generasi yang berkualitas dan berkarakter," pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Christian menyampaikan penghargaan kepada seluruh pembina, pelatih, dan pendamping Pramuka yang telah mendidik generasi muda hingga mampu meraih berbagai prestasi.
Ia meyakini dari tangan para pembina Pramuka akan lahir generasi masa depan yang sukses di berbagai bidang, mulai dari pengusaha, ASN, TNI-Polri, hingga pemimpin daerah.
"Sebuah kota yang hebat tidak diukur dari tingginya bangunan, tetapi diukur dari tingginya karakter penduduk kota tersebut. Terima kasih kepada seluruh pembina yang telah menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada generasi muda Kota Kupang," pungkasnya. **usgo
