Maumere – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang pejalan kaki terjadi di ruas Jalan Negara Trans Maumere–Larantuka, tepatnya di wilayah Utanwair, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 13.20 Wita.
Korban diketahui berinisial MYG (22), warga Utanwair, meninggal dunia setelah tertabrak sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi EB 1074 BL yang dikemudikan FD (52), seorang pastor yang berdomisili di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok.
Kepala Seksi Humas Polres Sikka, Ipda Leonard Tunga, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, penyelidikan masih dilakukan oleh penyidik Satuan Lalu Lintas Polres Sikka untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang pejalan kaki meninggal dunia. Saat ini penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan penyidik Satlantas Polres Sikka," ujar Leonard.
Berdasarkan informasi kepolisian, kendaraan yang dikemudikan FD saat itu bergerak dari arah Talibura menuju Waigete. Ketika melintas di lokasi kejadian, mobil tersebut menabrak korban yang berada di sisi kiri jalan. Benturan keras menyebabkan korban terseret hingga kurang lebih 30 meter ke arah bahu jalan.
Warga bersama petugas kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Watubaing untuk mendapatkan pertolongan pertama. Selanjutnya korban dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere. Namun, meski telah mendapat penanganan medis, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Sementara itu, pengemudi dilaporkan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut. Polisi telah mengamankan pengemudi beserta kendaraan yang terlibat guna mendukung proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Selain mengamankan barang bukti, petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi korban di rumah sakit, membuat laporan polisi, mengajukan permohonan visum, serta melakukan langkah-langkah penyelidikan lainnya sesuai prosedur.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan lokasi kejadian berada di ruas jalan beras kopal yang lurus, dengan kondisi cuaca cerah dan volume lalu lintas relatif lengang saat kecelakaan berlangsung. Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa faktor penyebab kecelakaan masih terus didalami.
Polres Sikka mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu mematuhi ketentuan berlalu lintas. Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan permukiman atau lokasi yang berpotensi terdapat aktivitas pejalan kaki demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa. **arishalilintar

