Maumere, Mutiara Timur – Semangat baru mewarnai Aula SMAN 1 Nita saat Pengurus Komite Sekolah periode 2025–2028 resmi dikukuhkan bersamaan dengan pembagian rapor kenaikan kelas bagi siswa kelas X dan XI. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (19/6/2026) itu menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan komite demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
Ratusan orang tua, guru, dan siswa tampak memenuhi aula sekolah. Di tengah suasana penuh kebersamaan, pengukuhan komite baru menjadi simbol lahirnya komitmen bersama untuk mengawal masa depan pendidikan di SMAN 1 Nita.
Kepala SMAN 1 Nita, Petrus Roni, menegaskan bahwa rapor bukan sekadar angka yang tertulis di atas kertas, melainkan cerminan perjalanan belajar yang harus menjadi bahan evaluasi bersama.
“Kenaikan kelas adalah hasil dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, dan dedikasi guru. Namun perjalanan belum selesai. Masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mencetak generasi yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan karakter, literasi digital, dan budaya belajar yang adaptif sebagai bekal siswa menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat.
Sorotan acara kemudian tertuju pada pengukuhan kepengurusan komite yang baru. Ketua Komite SMAN 1 Nita, Andreas Akiles, menegaskan bahwa komite akan hadir bukan hanya sebagai pelengkap struktur sekolah, tetapi sebagai mitra aktif dalam memperjuangkan kualitas pendidikan.
“Komite harus menjadi jembatan yang kuat antara sekolah dan orang tua. Kami ingin memastikan setiap program berjalan transparan, aspirasi masyarakat didengar, dan hak-hak peserta didik terlindungi dengan baik,” tegas Andreas.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak bisa dibebankan hanya kepada sekolah. Dukungan keluarga dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam membentuk generasi yang siap menghadapi masa depan.
Prosesi pembagian rapor berlangsung tertib dan penuh makna. Banyak orang tua memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung dengan wali kelas mengenai perkembangan belajar anak-anak mereka.
Lebih dari sekadar pembagian hasil belajar, kegiatan ini menjadi panggung lahirnya semangat baru untuk membangun pendidikan yang lebih maju. Dengan kepengurusan komite yang baru, SMAN 1 Nita berharap mampu memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berkualitas, dan berorientasi pada masa depan.
Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berubah, satu pesan kuat menggema dari Aula SMAN 1 Nita: pendidikan terbaik hanya bisa lahir dari kerja bersama. Dan dari sinilah, harapan untuk melahirkan generasi emas Indonesia kembali diterbangkan. **arishalilintar
