KUPANG, Mutiara-Timur.com – Masyarakat Kota Kupang diminta waspada terhadap modus penipuan baru yang mencatut nama Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, untuk melakukan penggalangan dana terkait kunjungan mantan Presiden RI, Joko Widodo.
Penipuan tersebut dilakukan melalui pesan WhatsApp dari nomor +62823-6452-4574 yang mengaku sebagai Wali Kota Kupang. Pelaku menghubungi sejumlah pihak dengan dalih memberikan arahan terkait agenda kunjungan Jokowi, sekaligus mengirimkan lampiran dokumen penggalangan dana untuk kegiatan dimaksud.
Pemerintah Kota Kupang memastikan bahwa nomor tersebut bukan nomor resmi milik Wali Kota Kupang dan seluruh informasi yang disampaikan melalui pesan tersebut adalah palsu.
“Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dan tidak menanggapi pesan yang mengatasnamakan Wali Kota Kupang, terlebih jika berkaitan dengan permintaan uang atau penggalangan dana,” demikian imbauan yang disampaikan dalam informasi resmi yang beredar di media sosial.
Warga juga diingatkan agar tidak mentransfer uang, memberikan data pribadi, maupun menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Jika menemukan nomor lain yang mengatasnamakan Wali Kota Kupang atau pejabat publik lainnya, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemerintah Kota Kupang mengajak masyarakat untuk semakin cerdas dalam berliterasi digital dengan selalu memeriksa sumber informasi sebelum mempercayai ataupun membagikannya kepada orang lain.
“Ayo cerdas berliterasi, cek infonya dan laporkan hoaksnya,” bunyi ajakan dalam imbauan tersebut.
Kasus pencatutan nama pejabat publik melalui media sosial dan aplikasi pesan instan belakangan ini semakin marak terjadi dengan berbagai modus, mulai dari permintaan bantuan hingga penggalangan dana fiktif. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban penipuan digital. **go
