Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Hukum dan Kriminal

Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:

Maumere — Proyek pembangunan bak penampung air bersih di Desa Pelibaler, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, menuai sorotan warga. Proyek dengan pagu anggaran sebesar Rp65.604.016 tahun 2024 itu hingga kini belum memberikan manfaat kepada masyarakat meski pekerjaan disebut sudah berjalan sejak Januari 2025.

Bangunan bak air berukuran 4x4x3 meter memang telah berdiri. Namun hingga sekarang, air belum juga mengalir ke rumah warga. Kondisi tersebut memicu kekecewaan masyarakat yang sejak awal berharap proyek itu mampu menjawab krisis kebutuhan air bersih di desa mereka.

Salah satu warga, Gomes Lopi, menilai proyek tersebut terkesan mangkrak dan tidak jelas penyelesaiannya.

“Kami kecewa. Bangunan ada, tapi air tidak pernah mengalir. Ini kebutuhan dasar masyarakat, bukan proyek pajangan,” ujarnya.

Menurut Gomes, masyarakat sudah beberapa kali mempertanyakan kejelasan proyek tersebut kepada pemerintah desa maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Bahkan pada 1 Mei 2026, warga telah meminta agar Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dihadirkan untuk memberikan laporan pertanggungjawaban proyek.

Namun hingga kini, kata dia, belum ada tindak lanjut maupun penjelasan resmi kepada masyarakat.

“Sudah kami minta supaya TPK dihadirkan untuk jelaskan penggunaan anggaran dan progres pekerjaan, tapi sampai sekarang tidak ada informasi sama sekali. Masyarakat curiga karena semuanya terkesan dibiarkan,” tegas Gomes.

Ia juga mempertanyakan lamanya pengerjaan proyek yang dinilai tidak sesuai dengan kalender kerja. Berdasarkan informasi yang diperoleh warga, proyek tersebut seharusnya dikerjakan dalam waktu 90 hari kerja. Namun hingga berbulan-bulan berlalu, fasilitas air bersih itu belum juga difungsikan.

“Kami masyarakat sangat kecewa. Dari Januari sampai sekarang belum selesai. Kalau begini terus, masyarakat hanya melihat bangunan tanpa manfaat,” katanya.

Saat mendatangi Kantor Desa Pelibaler untuk melakukan konfirmasi, media ini tidak berhasil menemui Penjabat Kepala Desa karena disebut sedang menjalankan tugas di Kantor Satpol PP Maumere. Media kemudian bertemu dengan Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem).

Kasipem menjelaskan bahwa kegiatan pembangunan disebut telah selesai dan tinggal menunggu proses lanjutan karena Tim Pelaksana Kegiatan sedang sakit.

“Pekerjaan sebenarnya sudah selesai, hanya TPK masih sakit,” ujar Kasipem singkat.

Media ini juga berupaya menemui pihak BPD untuk meminta penjelasan terkait pengaduan masyarakat. Namun menurut Kasipem, pihak BPD sedang libur dan tidak berada di kantor.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui sambungan pesan, Penjabat Kepala Desa Pelibaler menyampaikan dirinya tidak setiap hari berada di kantor desa karena masih menjalankan tugas di Kantor Satpol PP.

“Saya juga tidak setiap hari naik ke desa. Kemarin saya ada di kantor, tapi hari ini ada tugas di Kantor Pol PP jadi belum bisa naik. Biasanya seminggu dua kali ke desa. Nanti kalau saya naik baru saya kabari, supaya kita ketemu langsung di kantor desa dan komunikasinya lebih bagus,” tulisnya.

Kondisi proyek air bersih tersebut kini menjadi perhatian warga karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Warga berharap pemerintah desa segera membuka secara transparan progres pekerjaan, penggunaan anggaran, serta memastikan proyek tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat, bukan sekadar meninggalkan bangunan beton tanpa fungsi. **arishalilintar 

Baca Juga
Tag:
  • Hukum dan Kriminal
Bagikan:
Berita Terkait
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
Berita Terbaru
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
  • Bak Air Rp65 Juta di Pelibaler Tak Berfungsi, Warga Curiga Proyek “Setengah Jalan”
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal










Terpopuler
  • Jiwa Besar Presiden Prabowo Evaluasi MBG dan Efisiensi Anggaran Percepat Pembangunan Daerah Miskin di Indonesia Timur

  • Christian Widodo Kukuhkan PKBI Kota Kupang, Daerah Pertama di NTT yang Miliki Tim Eksekutif

  • Bangun Identitas Kota Lewat Maskot dan Budaya, Pemkot Kupang Matangkan City Branding

  • Tembok Tinggi Polres Sikka Jadi Sorotan: Benteng Keamanan atau Simbol Jarak dengan Rakyat?

  • Grace Natalie Minta PSI NTT Perkuat Struktur hingga Desa, Bidik Kemenangan Besar pada Pemilu 2029

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.