Scroll untuk melanjutkan membaca
  • Kategori
  • _Nasional
  • _Daerah
  • _Politik
  • _Hukum Kriminal
Mutiara-timur.com

Mutiara-timur.com

  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • POLITIK
  • HUKUM KRIMINAL
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • Beranda
  • Daerah
  • POLITIK

Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci

  • Lebih kecil
  • Bawaan
  • Lebih besar
Bagikan:



Kupang – Ketua DPRD Kota Kupang, Richard E. Odja, Selasa (7 April 2026), menegaskan pentingnya fokus penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menjawab persoalan mendasar masyarakat, khususnya sampah dan infrastruktur dasar, dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2026.

Menurutnya, isu sampah masih menjadi persoalan krusial yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan. Karena itu, DPRD akan memasukkan persoalan tersebut sebagai salah satu agenda strategis dalam pembahasan LKPJ.

“Kita akan melihat berbagai aspek yang menjadikan masalah ini strategis untuk direkomendasikan kepada Wali Kota dan seluruh jajaran. Sampah menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Selain itu, infrastruktur dasar seperti lampu jalan juga menjadi aspirasi masyarakat yang terus disuarakan dan perlu mendapat perhatian lebih dalam perencanaan anggaran ke depan.

Richard menambahkan, DPRD bersama Pemerintah Kota Kupang terus berupaya mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu dilengkapi dan disempurnakan agar pelayanan publik semakin optimal.

Ia mengakui, terdapat sejumlah keterbatasan anggaran yang menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Namun, komunikasi aktif antara DPRD dan pemerintah kota terus dilakukan untuk mencari solusi, termasuk menggali potensi ruang fiskal daerah.

“Kita terus berkoordinasi dengan Pak Wali Kota untuk melihat ruang fiskal yang bisa dimaksimalkan, terutama dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.

Selain optimalisasi PAD, pihaknya juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN. Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan beban APBD dapat dialihkan untuk menutup berbagai kebutuhan prioritas di daerah.

“Pemerintah pusat sudah membuka ruang bagi daerah untuk mendapatkan dukungan anggaran. Ini harus dimanfaatkan agar APBD bisa lebih fokus pada kebutuhan mendasar masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Richard juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini tengah diterapkan, termasuk pembatasan belanja ASN. Menurutnya, kebijakan ini akan berdampak pada seluruh elemen pemerintahan, baik eksekutif maupun legislatif.

“Akan ada efisiensi, termasuk pada penggunaan BBM, listrik, hingga penerapan Work From Home (WFH). Ini langkah untuk menekan pengeluaran,” katanya.

Ia menegaskan, hasil efisiensi anggaran tersebut harus diarahkan untuk program-program prioritas yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.

“Anggaran yang bisa dihemat harus kita alokasikan kembali untuk hal-hal yang lebih penting, seperti penanganan sampah dan perbaikan infrastruktur,” pungkasnya. **go



Baca Juga
Tag:
  • Daerah
  • POLITIK
Bagikan:
Berita Terkait
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
Berita Terbaru
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
  • Richard E. Odja Dorong APBD Fokus Sampah dan Infrastruktur, LKPJ 2026 Jadi Kunci
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal










Terpopuler
  • Terpendam dalam Diam, Siswi SMA 16 Tahun di Sikka Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual oleh Kerabat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

  • Bangun Kerja Sama dengan GIZ-MOVE-ID Mataram, Universitas San Pedro Buka Peluang Karier Global bagi Mahasiswa NTT

  • “MBG di Kota, Anak 3T Hanya Mendengar”: Kritik dari Sikka Soal Ketimpangan Program Gizi Nasional

  • Bangun Identitas Kota Lewat Maskot dan Budaya, Pemkot Kupang Matangkan City Branding

  • 415 Hektar untuk Rakyat! Pemerintah Pastikan Redis Tanah Sikka Tak Sentuh HGU Aktif

Mutiara Timur Sponsor
Artikel Lainnya
Tutup Iklan
Mutiara Timur
Mutiara dari timur
  • Tentang Kami
  • Langganan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Info Kerjasama
  • Karir
Copyright © 2025 Mutiara Timur from Nusacloudhost.com. All rights reserved.