Kupang, Mutiara Timur – Hebner Dakabesi resmi memulai tugasnya sebagai Kepala SMK Negeri 2 Kupang setelah serah terima jabatan yang digelar pada Selasa, 1 April 2026. Sebelumnya, ia telah dilantik pada 25 Maret 2026.
Dalam pernyataannya kepada awak media, Hebner menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja membenahi sistem pendidikan di sekolah tersebut dengan pendekatan yang terukur dan berbasis kondisi nyata di lapangan.
“Dengan saya menerima jabatan ini, saya harus mulai menjalankan peran sebagai nahkoda di SMK Negeri 2 Kupang. Fokus utama kami adalah merancang program berdasarkan karakteristik dan kondisi sekolah,” ujarnya.
Hebner menjelaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah mengidentifikasi seluruh persoalan yang ada di sekolah, mulai dari kualitas pembelajaran hingga pengembangan karakter siswa.
Menurutnya, pembenahan tidak bisa dilakukan secara instan tanpa memahami akar persoalan yang sebenarnya terjadi.
“Kita akan bersama-sama melihat semua persoalan yang ada, identifikasi, lalu mencari akar masalahnya. Dari situ kita bisa merancang program yang tepat sasaran,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi generasi muda sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan di SMK Negeri 2 Kupang.
Dalam waktu dekat, pihak sekolah akan memprioritaskan kesiapan menghadapi ujian satuan pendidikan, apalagi menjelang libur Paskah.
Selain itu, perhatian serius juga diberikan kepada siswa kelas 12 yang baru saja mengikuti pengumuman seleksi nasional berbasis prestasi.
Bagi siswa yang belum lolos, sekolah akan memberikan pendampingan agar bisa mengikuti tahapan UTBK dengan baik.
“Kami pastikan informasi terkait kebutuhan siswa cepat kami terima dan langsung diteruskan agar mereka bisa mempersiapkan diri meraih masa depan,” jelas Hebner.
Koordinasi dengan tim kurikulum juga terus dilakukan, termasuk mengikuti pertemuan virtual untuk memastikan tidak ada informasi penting yang terlewat.
Libatkan Orang Tua dan Komite
Untuk program jangka panjang, Hebner menegaskan akan melibatkan seluruh unsur sekolah, termasuk orang tua dan komite.
“Kami akan duduk bersama semua pihak, termasuk orang tua dan komite, untuk merancang program pembinaan yang sesuai dengan kondisi SMK Negeri 2 Kupang,” katanya.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada masa depan siswa.
Dengan kepemimpinan baru ini, SMK Negeri 2 Kupang diharapkan mampu menjadi sekolah yang unggul tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan kesiapan kerja lulusan. **go
