![]() |
| Foto: ilustrasi |
KUPANG, MUTIARA TIMUR – Peristiwa menghebohkan terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat malam, (3/4/2026). Dua oknum pejabat kelurahan berinisial RJT dan LA menjadi korban aksi amukan warga setelah digerebek di sebuah rumah di wilayah Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pria berinisial RJT yang diketahui menjabat sebagai lurah Tode Kisar di Kecamatan Kota Lama, ditemukan berada di kediaman LA, yang merupakan pelaksana tugas lurah Fontein di wilayah Kecamatan Kota, hingga larut malam.
Kondisi tersebut memicu kecurigaan pihak keluarga LA, terlebih saat itu suami LA diketahui tidak berada di rumah karena sedang dalam kondisi sakit.
Merasa ada hal yang tidak wajar, keluarga kemudian melakukan penggerebekan. Situasi yang semula tegang berubah menjadi ricuh dan berujung pada aksi penganiayaan terhadap kedua oknum pejabat tersebut.
Warga yang tersulut emosi diduga melakukan aksi main hakim sendiri hingga menyebabkan RJT dan LA mengalami luka-luka serius.
Aparat dari Polda NTT yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mengevakuasi kedua korban. Keduanya kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang guna mendapatkan penanganan medis.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif pasti serta kronologi lengkap di balik peristiwa tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat kedua korban merupakan pejabat publik di lingkup pemerintahan kelurahan.
